KAI Tambah Lokomotif dan Gerbong pada Mudik Lebaran

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 02 Juni 2016
KAI Tambah Lokomotif dan Gerbong pada Mudik Lebaran

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro cek kesiapan Stasiun Kejaksan untuk angkutan Lebaran, Rabu (1/6). (Fot: MerahPutih/Irm)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pada masa angkutan Lebaran nanti, PT KAI akan menerjunkan 416 unit lokomotif serta 31 lokomotif cadangan. Gerbong kereta pun akan mengalami penambahan, yakni 1.565 unit gerbong dinas dan 129 gerbong cadangan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dirut PT KAI Edi Sukmoro kepada merahputih.com saat menggelar inspeksi di Stasiun Kejaksan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (1/6). Penambahan sarana angkutan tersebut, lanjut Edi, dilakukan guna megantisipasi lonjakan penumpang.

Ia juga memprediksi, puncak arus mudik pada lebaran tahun ini diperkirakan terjadi pada pada Sabtu (2/7) atau H-4 dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu (10/6) atau H+3. PT KAI pun telah memprediksi kenaikan jumlah penumpang yang terjadi pada saat masa mudik nanti, yakni mencapai 5,5 persen.

“Dari 5.106.994 penumpang tahun lalu menjadi akan bertambah menjadi 5.387.538 penumpang pada masa angkutan Lebaran tahun ini,” tambahnya.

Ia menuturkan, untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat akan moda transportasi angkutan Lebaran yang sangat tinggi, PT KAI menyediakan 334 perjalanan KA reguler, dengan jumlah tempat duduk 198.454 per hari dan 38 perjalanan KA tambahan jumlah tempat duduk 22.308 per hari.

“Total seat yang tersedia selama masa Lebaran, angkutan Lebaran 2016, adalah 220.762 per hari, meningkat dari masa angkutan Lebaran tahun lalu, yaitu sebanyak 214.762 per hari seat per hari,” katanya.

Pada Selasa (31/5) lalu, PT KAI mencatat sebanyak 1.188.145 tempat duduk KA reguler dan tambahan jarak jauh dan menengah yang telah terjual dari 2.692.756 tempat duduk KA reguler dan tambahan jarak jauh dan menengah yang disediakan PT KAI sepanjang masa angkutan Llebaran 2016.

Lanjut lagi, dijelaskannya, mayoritas tempat duduk yang telah terjual terdapat pada KA-KA dengan keberangkatan tanggal favorit. Okupansi KA pada tanggal-tanggal favorit arus mudik, yaitu 29 Juni hingga 5 Juli, dan arus balik pada 9 hingga 13 Juli dirata-ratakan mencapai 100 persen.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin mudik atau balik dengan menggunakan moda transportasi KA, agar memesan tiket KA di luar tanggal-tanggal tersebut,” tandasnya. (Irm)

BACA JUGA:

  1. Lebaran Tahun Ini, Kendaraan Masuk Jateng Diprediksi Meningkat 5 Persen
  2. Pasar Murah Menjelang Lebaran
  3. Jokowi Ingin Lebaran Tahun Ini Harga-Harga Turun
  4. Proyek Kereta Cepat Serap Ribuan Tenaga Kerja
  5. Menengok Banten Tempo Doeloe, Menyusuri Jalur Kereta Api Jakarta-Rangkasbitung
#Angkutan Lebaran #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Indonesia
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Bagikan