Kader Projo Diangkat Jadi Menteri, Jokowi Balas Budi?
Menteri Perdagangan Thomas Lembong usai serah terima jabatan di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (12/8). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
MerahPutih Bisnis - Presiden Joko Widodo mengangkat kader Projo Thomas Lembong sebagai Menteri Perdagangan gantikan Rachmat Gobel. Ini kian menandakan bahwa Jokowi lakukan politik balas budi.
'
"Dia di Projo, selama ini jadi staf ahli Jokowi. Ya nggak tahu (balas budi), tapi memang sudah di lingkaran," kata Pengamat Ekonomi Eni Sri Hartati ketika dihubungi Merahputih.com, di Jakarta, Kamis (13/8).
Menurut Eni, kalaupun Jokowi melakukan politik balas budi sebenarnya tidak masalah. Asal, kata dia, orang-orang yang ditunjuk mumpuni.
"Walaupun relawan kalau berkualitas ya bagus, ini yang harus segera dibuktikan karena ancaman sudah di depan mata," kata Eni.
Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef) ini menambahkan ia tak tahu persis kapasitas dan kemampuan Thomas. Namun, Thomas diakui lebih banyak mengusai bidang keuangan.
"Saya nggak tahu persis kapasitas di perdagangan, susah kalau nggak kenal," tandasnya. (mad)
BACA JUGA:
Dicopot Jokowi, Ini Pesan Rahmat Gobel kepada Thomas Lembong
Pasca Dilantik Jadi Menteri, Akun Palsu Thomas Lembong Muncul di Twitter
Sertijab Menteri Perdagangan dari Rahmat Gobel ke Thomas Lembong
Bagikan
Bahaudin Marcopolo
Berita Terkait
Kemendag Salurkan 100 Tenda Darurat untuk Pedagang Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Pantau Bahan Kebutuhan Pokok di Pasar Senen dan Johar Baru, Wamendag: Stok Aman Jelang Tahun Baru 2026
Jelang Nataru, Pemerintah Siap Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok
Indonesia Perdana Kirim Produk Tetes Tebu ke Australia, Buka Diversifikasi Ekspor
Kemendag Intensifkan Pengawasan Distribusi MINYAKITA Jelang Nataru
Bayar Pajak Tidak Bikin Perdagangan Baju Bekas Bisa Legal
Tak Lagi Kompromi, Pakaian Bekas Impor Bakal Langsung Dimusnahkan
Kemendag Musnahkan Pakaian Impor Bekas Senilai Rp 112 Miliar, Jatuhkan Sanksi Administrasif hingga Penutupan Usaha untuk Importir
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Transaksi Trade Expo Indonesia 2025 Sudah Capai Rp 286 triliun, Cuma 2 Hari Pameran