Kabut Asap Kepung Malaysia dan Singapura

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Sabtu, 12 September 2015
Kabut Asap Kepung Malaysia dan Singapura

Sebuah kapal melaju di tengah kabut asap yang menyelimuti pesisir Singapura. Jumat (28/8) (Antara Foto/FB Anggoro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kebakaran yang melanda sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan belum kunjung surut. Bahkan asap yang timbul dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini mulai mengepung negara singapura dan sebagian wilayah Malaysia.

Kepada merahputih.com, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan angin yang mengarah ke timur laut menyebabkan asap dari Riau, Jambi dan Sumatera Selatan menutup wilayah Singapura. Begitupun asap dari Kalimantan Barat terbawa hingga bagian Barat Serawak.

"Sumber asap terbesar berasal dari Sumatera Selatan. Akibatnya kualitas udara di Singapura pada Jumat (11-9-2015) pukul 19.00 waktu setempat pada level tidak sehat dengan PSI 129-148," ucap Sutopo pada pesan tertulis yang diterima merahputih.com, Jumat (11/9).

Sutopo menambahkan pada Jumat (11/9) pukul 16.00 di Sumatera terdapat 665 titik hotspot yang tersebar di Sumatera Selatan 475, Bengkulu 10, Jambi 83, Babel 45, Lampung 25, Riau 12, Sumatera Barat 8, Kepulauan Riau 5, Sumatera Utara dan Aceh 1. Namun untuk bagian Kalimantan hotspot tidak terdeteksi oleh satelit Terra dan Aqua karena blank area.

Saat ini jarak pandang di Pekanbaru 700 m, Rengat dan Pelalawan 200 m, Dumai 400 m, Jambi 400-800 m dan Kalimantan Selatan kurang dari 500 m. Akibatnya, penerbangan dari bandara SSK II, Pekanbaru dibatalkan karena asap tebal. Selain itu, akibat kualitas udara yang masih sangat buruk, seluruh sekolah masih diliburkan.

Upaya pemadaman masih terus dilakukan di titik-titik karhutla. Namun, hal tersebut belum bisa meredahkan kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. "Ini terlihat dari jumlah hotspot yang meningkat, khususnya di Sumsel dan Kalimantan. Hanya hujan deras yang mampu meredahkannya," terang Sutopo yang juga dosen di Universitas Pertahanan. (yni)

Baca juga:

1.059 Personel TNI Bantu Pemadaman Kebakaran Hutan di Sumsel

Kasus Kabut Asap, Komnas HAM: Seharusnya Pemerintah Tindak Koorporasi

 

#BNPB #Kebakaran Hutan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
BNPB melaporkan enam korban longsor Cisarua Bandung belum ditemukan. Pencarian korban sudah memasuki hari kedelapan.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
Indonesia
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
BNPB juga meminya masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, khususnya bantaran sungai dan pesisir, untuk rutin memantau kondisi lingkungan,
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Awal Februari Ini, Berbagai Daerah Dilanda Longsor, Banjir, Karhutla dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Masyarakat akan dipindahkan ke hunian sementara atau diberikan dana tunggu hunian sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
48 Rumah Warga Korban Longsor Cisarua Bakal Direlokasi, Segera Dapat Huntara
Indonesia
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Papua Pegunungan berpeluang diguyur hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.
Frengky Aruan - Senin, 26 Januari 2026
Hujan Lebat yang Dapat Disertai Angin Kencang Akan Terjadi di Sejumlah Wilayah di Indonesia hingga 29 Januari, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Indonesia
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca di Jabodetabek. Hal ini mendapat arahan langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Arahan dari Prabowo, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Presiden Chile Gabriel Boric telah menetapkan status bencana di dua wilayah yang dilanda kebakaran hutan mematikan itu. Setidaknya 20.000 orang dievakuasi.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
 Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Indonesia
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
BNPB juga terus melakukan validasi lahan dan penetapan zona aman
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Indonesia
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Jumlah korban bencana Sumatra menembus 1.189 orang. 195 ribu jiwa masih bertahan hidup di tenda pengungsian.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Indonesia
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca selama lima hari untuk meredam hujan ekstrem di Jakarta. BPBD mencatat banjir mulai berangsur surut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Bagikan