Jerapah Australia di Ragunan Hibah dari Gubernur DKI
Kebun Binatang Ragunan (Screenshot Google Maps Street View Apr 2013)
Merahputih Megapolitan - Kebun Binatang Ragunan, Jakarta, pada 16 Agustus lalu, kedatangan dua ekor jerapah anyar asal Australia. Jerapah tersebut merupakan hibah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait HUT ke-70 RI. Bahkan, keduanya diberi nama Dirgah dan Ayuri 70.
Humas Kebun Binatang Ragunan, Naman, menyatakan, kedatangan kedua jerapah melalui kerjasama antara Ragunan dengan kebun binatang di Australia, Tarongga Zoo. "Kebun binatang Ragunan meminjamkan Sepasang Harimau Sumatera, selama 5 tahun, untuk di kembangbiakkan," Ucapnya kepada Merahputih.com di Jakarta, Rabu (19/8).
Dalam perjanjian kerjasamanya, kelahiran pertama dan kedua anak harimau itu nantinya masih milik Ragunan. Namun, kelahiran selanjutnya akan dipelihara dan dirawat di Australia.
Naman melanjutkan, hingga saat ini kondisi jerapah masih beradaptaasi. "Masih bingung. Dengar suara motor aja kaget. Mungkin masih proses adaptasi dengan lingkungan," paparnya. (fdi)
Baca Juga:
Hari Pertama Lebaran, Ragunan Tawarkan Aplikasi Ragunan Zoo
Bos Mayapada Group Kuasai Ragunan, APKLI Siap Melawan
Mubaligh Jakarta: Jangan Pilih Ahok, Pilih yang Islam dan Bisa Jaga Mulut
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu
Ragunan Diserbu 408 Ribu Pengunjung Selama Periode Libur Nataru, Pengelola Optimis Tren Positif Berlanjut
Ragunan Disesaki 14 Ribu Lebih Pengunjung di Hari Terakhir 2025
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan