Jelang Mudik Lebaran, Dinkes Cirebon Gelar Pengawasan Mamin

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 29 Juni 2016
Jelang Mudik Lebaran, Dinkes Cirebon Gelar Pengawasan Mamin

Operasi pengawasan Dinkes Cirebon di sejumlah warung Terminal Harjamukri (Foto: IRM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon menggelar kegiatan pengawasan makanan dan minuman (mamin) di sejumlah warung yang berada di Terminal Harjamukri Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (28/6).

Dari hasil pengawasan, Dinkes menemukan puluhan minuman kemasan yang masa kadaluarsanya sudah habis dan langsung dimusnahkan di lokasi.

Dinkes pun mendata dan melakukan pembinaan kepada para pemilik warung yang membandel. Kepala Bidang PMK Dinkes Kota Cirebon, Tri Mulyaningsih mengatakan, pengawasan mamin tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik.

“Ini kegiatan rutin kita setiap tahun saat menjelang hari raya lebaran,” ucapnya.

Tri menerangkan, dari hasil pengawasan mamin yang digelar, ternyata rata-rata dimasing-masing warung menyimpan sejumlah minuman yang sudah kadaluarsa. Sediktinya, empat sampai lima minuman kemasan masih tersimpan rapih dan dijajakan kepada para calon penumpang bus.

“Kalau yang masih bisa direture, kita tidak musnahkan. Tapi, yang kadaluarsa kita musnahkan ditempat,” tegasnya.

Parahnya lagi, sambung Tri, masih ditemukannya minuman kemasan yang masa kadaluarasanya melebihi dua tahun. “Tadi ada yang Juni 2014, ada juga yang satu tahun,” katanya.

Ia menerangkan, mamin yang sudah kadaluarsa tentu tidak baik untuk dikonsumsi. Pasalnya, higinis sanitasi makanan tersebut sudah mengandung bibit penyakit. Sejumlah zat kimia yang terkandung dalam mamin tentu tidak dapat dicerna oleh tubuh manusia. “Bisa keracunan kalau dikonsumsi,” katanya.

Untuk itu ia mengimbau, bagi para pemudik untuk tetap waspada dan teliti saat membeli mamin. Selain mengecek terlebih dahulu masa kadaluarsa mamin kemasan tersebut. para pemudik juga harus melihat bentuk kemasan, apakah masih utuh atau sudah rusak.

Pengawasan makanan dan minuman tersebut, sebelumnya sudah digelar dibeberapa lokasi sepanjang bulan Ramadan. Mendekati hari lebaran, rencananya Dinkes Kota Cirebon akan menggelar pengawasan disejumlah warung yang berada di samping jalan. “Kemarin kita ke stasiun juga. Ini merupakan bentuk pembinaan kami kepada para pedagang. Kalau untuk sanksi, kita mengacu pada undang-undang pangan,” tandasnya. (Irm)

BACA JUGA:

  1. Jelang Lebaran Stok Darah di Cirebon Menipis
  2. BPOM akan Penjarakan Pelaku Peredaran Vaksin Palsu
  3. Vaksin Palsu Sudah Beredar Luas Sejak Tahun 2008
  4. BPOM Terus Telusuri Peredaran Vaksin Palsu
  5. Begini Cara Membedakan Vaksin Asli dengan yang Palsu
#Makanan Ringan #Cirebon Jawa Barat #Dinas Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
Produsen Siomai Kena Dampak Pemusnahan Masif Ikan Sapu-Sapu Oleh Pemprov DKI
Pemerintah turut mengundang masyarakat berpartisipasi dalam skema pengawasan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Produsen Siomai Kena Dampak Pemusnahan Masif Ikan Sapu-Sapu Oleh Pemprov DKI
Indonesia
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Sebanyak 104 siswa di Jakarta Timur diduga keracunan program MBG. Dinkes DKI mengungkap kemungkinan penyebab dari jeda distribusi makanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Indonesia
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Integrasi sistem melalui platform digital memastikan setiap data kesehatan warga terekam dengan akurat guna menentukan langkah penanganan medis selanjutnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Indonesia
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan belum ada kasus virus Nipah di Jakarta dan meminta Dinkes serta warga tetap waspada.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Kasus DBD di Jakarta meningkat menjadi 143 kasus hingga 19 Januari 2026. Dinkes DKI dan Gubernur Jakarta ungkap penyebab dan langkah penanganan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Bagikan