Ireng Maulana Sang Penggagas Jak Jazz Festival

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 06 Maret 2016
Ireng Maulana Sang Penggagas Jak Jazz  Festival

Ireng Maulana (foto: screenshoot youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih artis- Sebagian masyarakat indonesia mungkin belum begitu akrab dengan Musisi Jazz satu ini. Namun, bagi para pecinta dan musisi jazz, Ireng Maulana sangat disegani dan dihormati.

Pria kelahiran Jakarta, 15 Juni 1944 merupakan salah satu penggagas Jak Jazz, yaitu kelompok musisi jazz yang konsen memperkenalkan musik jazz melalui festival dan konser di tanah air. Alhasil, musik jazz indonesia cukup dikenal di dalam dan luar negeri.

Tak jarang dalam setiap agenda festival Jak Jazz, sejumlah musisi jazz dunia turut meramaikan acara.

Ireng Mualana yang bernama lengkap Eugene Lodewijk Willem Maulana, memang memiliki bakat dan sangat menggandrungi musik. Bakat bermusik putra pasangan Max Maulana dan Sientje ini sangat terpengaruh dari lingkungan keluarga yang dikenal sebagai pecinta musik. Ayahnya merupakan seorang gitaris dan ibunya berprofesi sebagai penyanyi.

Darah musisi juga mengalir kepada abang kandungnya, Kiboud Maulana, orang yang disebut berperan penting dalam karir Ireng.

Memulai karir sejak usia remaja, Ireng mulai mengikuti sang kakak Kiboud Maulana bermusik. Awalnya, ia bergabung dengan band Joes and Hits Band, dari sana Ireng remaja mulai turut ikut dalam berbagai ajang festival musik dan mampu memperlihatkan bakatnya dengan menjuarai festival.

Ingin terus berkiprah dan semakin mematangkan musiknya, ia mulai merintis karir bersama Gelora Samudra Band, dari sana kelompongnya mulai dipercaya untuk manggung dan mengisi acara di Hotel Des Indes, Jakarta, sekarang Duta Merlin.

Seiring waktu berjalan, pergaulannya semakin luas, ia mengenal banyak musisi pada waktu itu. Ia kemudian mendirikan Band Eka Sapta bersama Bing Slamet, Idris Sardi dan Eddy Tulis.

Demi memapankan permainan musik dan menggali ilmu bermusik, Ireng pun hijrah ke Eropa dan Amerika untuk belajar. Disana ia mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman.

Sekembalinya ke tanah air, ia mulai mengisi berbagai festival dan acara di TVRI, dan mulai kembali aktif membuka jaringan musisi dan kelompok seni.

Hingga pada tahun 1978, ia mendirikan group Ireng Maulana All Stars bersama delapan anggotanya, Benny Likumahuwa, Hendra Wijaya, Maryono, Benny Mustafa, Karim Tes, dan Roni.

Ireng Maulana All Stars mulai mengikuti berbagai ajakan dan tawaran diberbagia ajang festival. Pada tahun 1983 groupnya di undang dalam acara Festival Jazz Internasional di Singapura. Diluar dugaan group Ireng mendapat sambutan hangat penonton pertunjukan. Hingga nama mereka melambung dan diulas berbagai media luar negeri.

Pada akhir tahun 1980, Ireng bersama kawan-kawan berinisiatif membentuk kelompok Jak Jazz yang beranggotakan para musisi jazz di Jakarta.

Melalui kelompok inilah kemudian ireng menggelar Festival Jazz terbesar pertama di Indonesia, Jak Jazz Festival, yang bisa mendatangkan musisi Jazz luar negeri ke tanah air.

BACA JUGA:

  1. Musisi Jazz Ireng Maulana Meninggal Dunia
  2. Unik, Selera Musik Tiga Anak Presiden Jokowi
  3. Drama Musikal Dipilih Sebaga Tema Launching Buku 33 Karya 33 Trainer
  4. Pantun Bambu, Musik Tradisional Banten yang Terancam Punah
  5. Di Kalijodo Suara Musik Dangdut Lebih Kencang Ketimbang Suara Azan

 

#Meninggal Dunia #Musisi #Musik Jazz
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
ShowBiz
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
Adira Festival 2026 akan digelar di Makassar pada 23-25 September 2026. Ada berbagai musisi yang meramaikan.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
Indonesia
Tim SAR Temukan 2 Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal, Pencarian Masih Berlanjut
Tim SAR menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 di dalam bangkai kapal. Kedua jenazah tersebut dievakuasi ke Banjarmasin.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Tim SAR Temukan 2 Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal, Pencarian Masih Berlanjut
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Lifestyle
Dodhy Bubarkan Kangen Band di Usia 21 Tahun, Larang Lagunya Dibawakan
Ia juga menyampaikan larangan kepada para mantan personel Kangen Band maupun pihak penyelenggara acara untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya setelah pembubaran tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Dodhy Bubarkan Kangen Band di Usia 21 Tahun, Larang Lagunya Dibawakan
ShowBiz
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
Kevin Parker Tame Impala untuk sementara berhenti melayani permintaan foto dan tanda tangan di hotel, bandara, serta area parkir konser.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
ShowBiz
Protomartyr Hadirkan 'Feed the Sewer', Lagu Gelap tentang Tekanan dan Sisi Kasar Kehidupan
'Feed the Sewer' dari Protomartyr menghadirkan musik muram dan atmosferik dengan tema tekanan, kekacauan, serta sisi kasar kehidupan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Protomartyr Hadirkan 'Feed the Sewer', Lagu Gelap tentang Tekanan dan Sisi Kasar Kehidupan
ShowBiz
Dari Lagu Putus Cinta hingga Groove Funk, EASY FREAK Hidupkan Kembali 'Only Like You Do'
EASY FREAK hadirkan 'Only Like You Do'. Lagu lama dari 2016 ini dihidupkan kembali dengan sentuhan pop, funk, groove, dan visual retro.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Dari Lagu Putus Cinta hingga Groove Funk, EASY FREAK Hidupkan Kembali 'Only Like You Do'
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Bagikan