Iran: Perlunya Persatuan Umat Islam untuk Cegah Israel Hancurkan Masjid Al-Aqsa
Masjid Al-Aqsa (Foto: screenshot presstv)
MerahPutih Internasional - Kabar terbaru datang dari Israel. Belum lama ini Iran dikabarkan telah menggarisbawahi perlunya persatuan di antara umat Islam dalam menghadapi tawaran Israel untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa.
Mengenai hal itu, pada hari Jumat (21/8) Kemenlu Iran menekankan dukungan tak tergoyahkan Republik Islam untuk Palestina dan bangsa Palestina, serta pengatakan persatuan dan solidaritas di kalangan umat Islam dan semua orang untuk bebeas menggagalkan rezim Israel menghancurkan Masjid Al-Aqsa.
Seperti yang dilansir dari presstv, pernyataan tersebut sendiri dikeluarkan pada ulang tahun ke-46 peristiwa pembakaran Masjid Al-Aqsa oleh Israel yang terjadi 21 Agustus 1969 silam.
Kemenlu Iran juga menambahkan jika dirinya tengah menyoroti permintaan bangsa Palestina untuk tindakan “kuat dan praktis” negara-negara Islam untuk mendukung Masjid Al-Aqsa yang dianggap dapat menjadi pemersatu umat Muslim.
Baca juga:
Pasukan Yaman Bombardir Pangkalan Militer Arab Saudi dengan Rudal Balistik
6 Polisi Luka-Luka dalam Serangan Bom Mobil di Kairo
Bom Berkekuatan Besar Baru Saja Meledak di Kairo
Hamas Tangkap Lumba-Lumba Pengintai Israel di Lepas Pantai Jalur Gaza
Bagikan
Berita Terkait
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak