Internal PKS Adu Otot dengan Pihak Keamanan KPUD DKI Jakarta, Ada Apa?

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 23 September 2016
Internal PKS Adu Otot dengan Pihak Keamanan KPUD DKI Jakarta, Ada Apa?

Kerusuhan antara kader PKS dan petugas keamanan KPUD Jakarta (Foto: MP/Noer Ardiansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Usai hujan deras membasahi bumi Jakarta, rombongan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Sandi-Anies datangi Gedung KPU Provinsi Jakarta untuk mendaftarkan diri menghadapi Pilgub DKI Jakarta pada pukul 21.00 Wib.

Nampak terdengar dari luar pagar, suara elu-eluan masyarakat menggema begitu dahsyat mendukung pasangan calon itu.

"Hidup pak Sandi! Hidup pak Anies! DKI Jakarta lebih baik," teriak para pendukung Sandi-Anies di depan Gedung KPU Provinsi Jakarta, Jalan Salemba, Jakarta, Jumat (23/9).

Kemeriahan serta kebahagiaan tersebut, ternyata tidak dirasakan oleh oknum internal PKS yang terlibat adu mulut dengan pihak pengamanan KPUD Jakarta.

"Pokoknya tidak bisa masuk ke atas (ruang pendaftaran Paslon)! Di dalam sudah ada perwakilan dari PKS," tegas pihak keamanan kepada dua juru foto internal PKS.

Rusuh antara kader PKS dan Petugas Keamanan KPUD Jakarta (Foto: MP/Noer Ardiansyah)

Adapun adu mulut tersebut bermula dari permintaan juru foto PKS untuk naik ke ruang pendaftaran paslon. Sedangkan akses menuju ruangan tersebut adalah tamu diwajibkan mengenakan Id Card khusus KPUD Jakarta.

Awalnya, pihak keamanan sudah memperingatkan dengan baik. Namun, kedua juru foto tersebut justru tetap memaksa pihak keamanan untuk mempersilakan masuk.

Habis kesabaran, pihak keamanan pun langsung melontarkan sebuah kalimat larangan dengan nada tinggi. "Tolong hargai kami! Kalau tidak ada Id Card tidak bisa," ucap pihak keamanan.

"Tolong, Pak. Kami internal dari PKS. Saya datang telat jadi tidak bisa mendapatkan Id Card," ucap sang juru foto.

Meski berulang kali memohon, pihak keamanan tidak berani mengambil risiko dengan mempersilakan masuk tanpa kartu identitas khusus. Kejadian tersebut berlangsung hampir dua puluh menit sebelum akhirnya sang juru foto balik badan dengan wajah tertunduk lesu.(Ard)

BACA JUGA:

  1. Rombongan Cagub-Cawagub Agus Yudhoyono-Sylviana Murni Penuhi KPUD Jakarta
  2. Agus Yudhoyono-Sylviana Lawan Kuat Ahok-Djarot?
  3. Ani Yudhoyono Awalnya Tolak Agus Harimurti Maju Pilgub DKI
  4. Maju Pilgub DKI, Banyak Netizen Menyayangkan Keputusan Agus Harimurti
  5. Mengenal Lebih Dekat Sosok Agus Harimurti Yudhoyono
#Pilgub DKI 2017 #KPUD DKI Jakarta #PKS #Anies Baswedan-Sandiaga Uno
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Indonesia
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Termuat dalam SK, mengusulkan penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat Khoirudin digantikan Suhud Alynudin.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Indonesia
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
PKS mengecam keras serangan penyiraman cairan kimia terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dan mendesak polisi segera mengungkap pelaku serta aktor intelektual di baliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
Indonesia
Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global
PKS mengkritik agresi AS-Israel ke Iran. PKS menilai, bahwa hal itu mencederai perdamaian dunia.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, PKS Kritik Agresi AS-Israel ke Iran Cederai Perdamaian Global
Indonesia
PKS Tegaskan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Sejalan Upaya Cegah KKN
Pelarangan tersebut seharusnya tidak hanya berlaku pada pilpres, tetapi juga pada pemilihan kepala daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
PKS Tegaskan Larangan Keluarga Presiden Maju Pilpres Sejalan Upaya Cegah KKN
Bagikan