Indonesia Krisis Energi, Pengalihan Energi Mendesak

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 25 Juni 2015
Indonesia Krisis Energi, Pengalihan Energi Mendesak

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Rida Mulyana (kanan) (Foto Antara/Reno Esnir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerjasama dengan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) akan menyelenggaralan the 4th Indonesia EBTKE ConEx 2015 dari tanggal 19-21 Agustus 2015 di Jakarta Internasional Convention Center (JCC) dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam bidang EBTKE.

Direktur Jenderal EBTKE ESDM Rida Mulyana mengatakan, pelaksanaan the 4th Indonesia EBTKE ConEx 2015 bertujuan untuk mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang lebih besar lagi. Karena kegiatan ini merupakan kegiatan pencapaian target pengembangan dan pemanfaatan EBTKE yang tercantum dalam Kebijakan energi nasional.

"Cadangan fosil semakin menipis, maka Indonesia harus segera mengupayakan peralihan energi. Sebab, beberapa tahun ke depan Indonesia akan mengalami krisis energi," kata Rida dalam acara peluncuran the 4th Indonesia EBTKE-ConEx 2015, di Hotel Double Tree, di Jalan Pegangsaan Timur No.17, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (25/6).

Lebih lanjut, Rida mengatakan peralihan energi ini juga merupakan salah satu upaya dari dampak pemanasan global sehubungan dengan berkurangnya emisi gas kaca yang ditimbulkan oleh sektor energi.

Untuk diketahui, perhelatan the 4th Indonesia EBTKE Conex ini nantinya akan diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dari berbagai kalangan seperti pelaku usaha EBTKE, akademisi, Kalangan Pemerintah pusat dan daerah, mahasiswa serta organisasi energi baru terbarukan nasional maupun internasional.

Selain itu, di acara tersebut juga akan digelar beberapa kegiatan lainnya seperti lomba karya tulis tentang EBT, yang akan diikuti oleh mahasiswa, siswa-siswi dari berbagai sekolah, dan masyarakat umum lainnya.

"Nanti juga akan digelar lomba poster ilmiah untuk para peneliti dan mahasiswa pasca sarjana," pungkasnya. (Rfd)

Baca Juga: 

Pemerintah Terapkan Sistem Energi yang Salah 

Pertamina Tegaskan Tidak Ada Energi Murah

Menteri ESDM: Subsidi BBM Masa Lalu Untungkan Sekelompok Orang

#Direktur Jenderal EBTKE ESDM Rida Mulyana #Indonesia Krisis Energi
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Gencatan Senjata Trump Picu Kekhawatiran, DPR Ingatkan Ancaman Krisis Energi RI
Keputusan Donald Trump memperpanjang gencatan senjata di Timur Tengah dinilai DPR berpotensi memicu krisis energi di Indonesia. Ketergantungan impor minyak jadi sorotan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Gencatan Senjata Trump Picu Kekhawatiran, DPR Ingatkan Ancaman Krisis Energi RI
Indonesia
KAI Angkut 4,6 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional
KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 4,6 juta ton pada Maret 2026, memperkuat rantai pasok energi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
KAI Angkut 4,6 Juta Ton Batu Bara pada Maret 2026, Perkuat Rantai Pasok Energi Nasional
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi Global, Subsidi Tetap untuk 80 Persen Rakyat
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia siap menghadapi krisis energi global. Subsidi BBM tetap diberikan untuk 80 persen rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Hadapi Krisis Energi Global, Subsidi Tetap untuk 80 Persen Rakyat
Indonesia
DPR Minta Kenaikan Harga Tiket Pesawat Diawasi Ketat di Tengah Krisis Avtur
Krisis avtur memicu kenaikan harga tiket pesawat. DPR pun meminta pemerintah untuk mengawasi ketat kenaikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
DPR Minta Kenaikan Harga Tiket Pesawat Diawasi Ketat di Tengah Krisis Avtur
Indonesia
Sosiolog UMM Bongkar Sisi Gelap WFH Saat Krisis Energi Melanda, Picu Konflik Sosial Baru
Masyarakat yang sudah terbiasa dengan fleksibilitas pascapandemi cenderung mengubah WFH menjadi Work From Anywhere (WFA)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 April 2026
Sosiolog UMM Bongkar Sisi Gelap WFH Saat Krisis Energi Melanda, Picu Konflik Sosial Baru
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah Bikin Strategi Jangka Panjang Hadapi Krisis Energi
Jangan sampai konflik AS-Iran merugikan rakyat Indonesia. Stabilitas pasokan dan harga energi harus tetap terjaga
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
DPR Ingatkan Pemerintah Bikin Strategi Jangka Panjang Hadapi Krisis Energi
Bagikan