Hasto Kristiyanto Sebut Kenegarawanan Elite Parpol Minim
Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Antara)
MerahPutih Politik - Politikus PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut sikap kenegarawanan elite partai politik sangat minim. Hal itu, kata Hasto, nampak sekali manakala terjadi politik saling sandera.
Dinamika tersebut, kata Hasto, melahirkan ketidakstabilan baru yang berakibat memecah konsentrasi eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan. "Memecah konsentrasi Jokowi untuk memecah kebuntuan ekonomi," katanya, di Jakarta, Rabu (20/5).
Dengan momentum Kebangkitan Nasional yang jatuh pada hari ini, Hasto mengimbau para elit politik harus menjadikan partai politik sebagai sumber keteladanan baru. Parpol diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang memiliki semangat perubahan revolusi mental.
Menjadi pemimpin, kata dia, harus menyatu dengan rakyat. Bahkan, pada awal kemerdekaan Indonesia, para pemimpin kita mampu menjadi pendobrak di kancah internasional dengan memimpin Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok. "Semangat jiwa kepemimpinan inilah yang akan kita gelorakan," tandasnya. (mad)
BACA JUGA:
Ajukan Banding, Hasto Dukung Langkah Menteri Yasonna
Kesaksian Hasto di Sidang Praperadilan BG
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP