Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Melimpahnya Produksi

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 10 Agustus 2015
Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Melimpahnya Produksi

Kilang Minyak, Baiji, Irak (Foto: screenshot Reuters)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Harga minyak dunia terus turun, memasuki hari keempat. Hal ini dipicu pengeboran Amerika Serikat (AS) yang kian memompa minyak mentah di tengah melimpahnya pasokan.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak September 2015 melemah ke level US$43,57 per barel, dibandingkan sebelumnya US$43,87 per barel pada Jumat (7/8), di New York, mendekati harga terendah sejak 17 Maret.  

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak September 2015 melemah ke level US$43,57 per barel, Pelemahan juga terjadi pada harga Brent yang pagi ini yang turun 0,62% ke US$48,31 per barel pukul 06:38 WIB. Padahal, pada akhir pekan lalu harga komoditas itu juga melemah 1,84% atau bergerak ke posisi US$48,61 per barel.

"Pelemahan ini akibat suplai berlebih," ucap chief investment officer Ayers Alliance Securities, Jonathan Barratt seperti dikutip dari Bloomberg. "Tidak ada kenaikan harga minyak secara signifikan."

Sementara, Baker Hughes mengkhawatirkan oversupply persediaan minyak sering meningkatnya produksi memasuki minggu ketiga.

Peningkatan produksi minyak terjadi karena negara-negara produsen minyak yang tergabung dalam OPEC menolak mengurangi output. 

"Kami mengharapkan harga minyak dunia kembali normal di paruh kedua," ujar Kepala Riset Komoditi Bank ANZ, Australia Mark Pervan. (Luh)

Baca Juga:

Penurunan Harga Minyak Mentah Dipicu Merosotnya Pasar Saham Shanghai 

Stok Berlimpah di AS dan Timur Tengah, Harga Minyak WTI Turun 

Serangan Bom Mobil Bunuh Diri ISIS Hantam Kilang Minyak Baiji

 

#Harga Minyak Dunia
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Dunia
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak dunia, turun 4,8 persen menjadi USD 83,18 (sekitar Rp 1,36 juta) per barel.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
 AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Indonesia
ESDM Tetapkan ICP Mei 2026 Turun ke USD 106,56 per Barel, Dipicu Meredanya Konflik Timur Tengah
Harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada Mei 2026 turun menjadi USD 106,56 per barel. ESDM sebut meredanya konflik geopolitik dan melemahnya permintaan global jadi faktor utama.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
ESDM Tetapkan ICP Mei 2026 Turun ke USD 106,56 per Barel, Dipicu Meredanya Konflik Timur Tengah
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Produksi Sumur Minyak Rakyat Capai 400 Barrel Per Hari, Beli Kontraktor Migas
Peringkat tertinggi berasal dari sumur rakyat di Jambi, dengan produksi puncak mencapai sekitar 2.700 barel minyak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Produksi Sumur Minyak Rakyat Capai 400 Barrel Per Hari, Beli Kontraktor Migas
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Indonesia
Krisis Energi Dunia Bakal Berlanjut Walupun Iran dan AS Damai
Eskalasi lanjutanya adalah blockade Selat Hormuz baik oleh Iran maupun Amerika Serikat yang membuat Harga minyak melambung tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Krisis Energi Dunia Bakal Berlanjut Walupun Iran dan AS Damai
Indonesia
Terminal Minyak Karimun Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, Rusia Tetap Siap Kirim Minyak ke Indonesia
Rusia tetap dalam kondisi baik, meski telah menghadapi sanksi dari Uni Eropa selama lebih dari 10 tahun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Terminal Minyak Karimun Masuk Daftar Sanksi Uni Eropa, Rusia Tetap Siap Kirim Minyak ke Indonesia
Indonesia
SKK Migas Temukan Potensi Minyak 1 Juta Barel di Kawasan Transmigrasi Samboja Kaltim
Di luar dari 13 sumur baru tersebut, HSS telah mengelola 79 sumur yang berlokasi di area Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi Samboja.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
SKK Migas Temukan Potensi Minyak 1 Juta Barel di Kawasan Transmigrasi Samboja Kaltim
Bagikan