Gus Dur Berjasa Angkat Pesantren ke Tingkat Dunia

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 26 Desember 2015
Gus Dur Berjasa Angkat Pesantren ke Tingkat Dunia

Penghafal Alquran atau hafidz melantunkan ayat suci di komplek makam Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/12) dalam peringatan keenam tahun wafatnya cucu pendiri NU Gus Dur (Ant)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dianggap berjasa kepada pesantren. Berkat jasa Gus Dur-lah pesantren menjadi dikenal dunia internasional.

Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin mengatakan Gus Dur berperan dalam membuat kerukunan dalam beragama. Selain itu, cucu pendiri Nahdatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari itu turut berperan dalam mengenalkan pesantren ke tingkat dunia. 

"Tentu banyak yang bisa contoh dari beliau. Beliau adalah orang yang mengangkat pesantren ke tingkat dunia. Gus Dur juga orang yang akhirnya mampu nyenyelesaikan persoalan antara Islam dengan Pancasila," ucap Lukman Hakim di sela-sela acara Haul ke-6 almarhum Gus Dur di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (26/12).

Sementara itu koordinator acara Al-Zastrouw Ngatawi mengatakan acara ini mengangkat tema "Merawat Tradisi, Merajut Hati". Peringatan ini merupakan cerminan perjuangan Gus Dur dalam menyatukan umat Islam dalam konflik sosial politik di Tanah Air.

"Spirit merajut hati ini merupakan perjuangan Gus Dur sebagai cermin menjaga keberagaman yang mengedepankan wisdom," kata Al-Zastrouw.

Acara peringatan Haul ke-6 almarhum Gus Dur berlangsung lancar dengan pengaman ketat melibatkan 260 personel dari beragam kesatuan, kepolisian, paspampres, banser NU, dishub, koramil, dan KSK.   

Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari menuturkan pengamanan dibagi menjadi empat ring. "Alhamdulillah sejauh ini belum ada masalah," katanya.

Selain Menteri Agama, tampak sejumlah tokoh menghadiri acara Haul ke-6 almarhum Gus Dur seperti Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama, Menkopolhukam Luhut Panjahitan, dan Menteri Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli. (yni)

BACA JUGA:

  1. Haul Gus Dur ke-6, Kesempatan Pedagang Jual Souvenir
  2. Malam Tahun Baru, Truk Bermuatan Besar Dilarang Masuk Jakarta
  3. Peringatan 11 Tahun Tsunami Aceh
  4. Natal, Ridwan Kamil Kunjungi Gereja - Gereja di Bandung
  5. Ulang Tahun Pernikahan Ridwan Kamil dan Atalia Bikin 'Baper'

 

#Nahdlatul Ulama #Pondok Pesantren #Haul Ke-6 Gus Dur #Menag Lukman Hakim Saifuddin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gus Salam Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU, Keliling Daerah Cari Dukungan
KH Nurul Huda Djazuli menginginkan pengurus PBNU selalu bersatu, rukun dan kompak, mengingat organisasi ini merupakan tempat berkumpulnya para ulama
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gus Salam  Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU,  Keliling Daerah Cari Dukungan
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
NU memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga bangsa, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan masa-masa sulit. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Kabar miring perbuatan noda oknum pimpinan pesantren tersebut sempat menyulut emosi massa sekitar lingkungan lembaga pendidikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
Oknum Pimpinan Pesantren di Garut Diduga 'Garap' Santriwati, Video Penangkapan oleh Polisi Viral di Medsos
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
AS, pelaku kasus pencabulan puluhan santriwati sempat melarikan diri setelah mangkir dari panggilan pemeriksaan pada 4 Mei.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Arsitek Pelarian Pengasuh Ponpes Pati Pelaku Pelecehan Santri Diciduk di Bekasi
Bagikan