Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gerhana Matahari Juga Bisa Dilihat dari Jakarta, Catat Waktunya

Ana AmaliaAna Amalia - Senin, 07 Maret 2016
Gerhana Matahari Juga Bisa Dilihat dari Jakarta, Catat Waktunya

Ilustrasi Gerhana Matahari (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Gerhana Matahari Total yang akan terjadi pada 9 Maret mendatang akan menyelimuti beberapa wilayah di Indonesia seperti, Palembang, Belitung, Bangka, Palangkaraya, Poso, Balikpapan, Luwuk, Sampit, Palu, Ternate, serta Halmahera.

Lalu bagaimana dengan Jakarta?

Di Jakarta tidak akan terjadi Gerhana Matahari Total, tapi warga Jakarta akan merasakan dampak GMT dengan meredupnya cahaya matahari di pagi hari, artinya warga Jakarta akan merasakan Gerhana Matahari Sebagian.

Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, wilayah Jakarta dan sekitarnya memang bukan lintasan terjadinya Gerhana Matahari Total. Di Jakarta dan wilayah Indonesia lainnya di luar jalur Gerhana matahari Total, hanya akan melihat gerhana sebagian.

Thomas menjelaskan, Jakarta hanya akan terjadi 88 persen piringan matahari yang tertutup bulan, jadi di Jakarta tidak akan terasa gelap secara keseluruhan, hanya akan terasa redup di pagi hari.

Proses gerhana di Jakarta dan Jawa umumnya mulai terjadi sekitar pukul 06.20 WIB dan puncak gerhana sebagian sekitar pukul 07.21 WIB, yang kemudian berakhir sekitar pukul 08.32 WIB.

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana total, terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.

Gerhana sebagian, terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.

BACA JUGA:

  1. Tips Aman Melihat Gerhana Matahari Total Tanpa Pelindung
  2. Ini Jadwal Waktu Gerhana Matahari Total 9 Maret
  3. Festival Gerhana Matahari Total di Berbagai Wilayah Indonesia
  4. Gerhana Total, Komunitas Penjelajah Langit Kumpul di Tugu Yogyakarta
  5. Gerhana Matahari Total 9 Maret, Bumi Akan Kembang Kempis
#Jakarta #Gerhana Matahari
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Cegah Pelanggaran Truk ODOL, Jakarta Perlu Perbanyak Jembatan Timbang
Sejumlah truk ODOL (Over Dimension Over Load) saat melintas dii Jalan Tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) ruas Cilandak, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 15 Juli 2026
Cegah Pelanggaran Truk ODOL, Jakarta Perlu Perbanyak Jembatan Timbang
Berita Foto
Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung Ditargetkan Rampung Tahun 2026
Aktivitas warga di permukiman yang tengah dalam proses pembebasan lahan untuk program Normalisasi Kali Ciliwung di kawasan Cawang, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 15 Juli 2026
Pembebasan Lahan Normalisasi Kali Ciliwung Ditargetkan Rampung Tahun 2026
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diselimuti Awan Hampir Sepanjang Hari pada Rabu, 15 Juli 2026
Pada pagi hari misalnya, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprediksi diselimuti awan tebal.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Juli 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diselimuti Awan Hampir Sepanjang Hari pada Rabu, 15 Juli 2026
Berita Foto
Pimpinan MPR Silaturahmi ke Mahkamah Agung Sepakati soal Supremasi Hukum
Ketua MPR Ahmad Muzani berbincang dengan Ketua Mahkamah Agung Sunarto usai pertemuan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 14 Juli 2026
Pimpinan MPR Silaturahmi ke Mahkamah Agung Sepakati soal Supremasi Hukum
Berita Foto
Rapat Paripurna DPR: Menkeu Beri Tanggapan atas RUU Pertanggungjawaban APBN Tahun 2025
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan tanggapan pemerintah ke Wakil Ketua DPR Sari Yuliati saat Rapat Paripurna di Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 14 Juli 2026
Rapat Paripurna DPR: Menkeu Beri Tanggapan atas RUU Pertanggungjawaban APBN Tahun 2025
Indonesia
LRT Manggarai Bakal Disambung ke Dukuh Atas Jakarta
Proyek pembangunan LRT rute Veledrome - Manggarai sudah mencapai 95 persen. Adapun total panjang rute tersebut 12,2 kilometer dengan 11 stasiun pemberhentian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
LRT Manggarai Bakal Disambung ke Dukuh Atas Jakarta
Berita Foto
Truk Crane Masih Tersangkut di JPO Tendean, Arus Lalu Lintas Tersendat
Kemacetan lalu-lintas imbas mobil truk Crane yang tersangkut Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 14 Juli 2026
Truk Crane Masih Tersangkut di JPO Tendean, Arus Lalu Lintas Tersendat
Berita Foto
Kondisi JPO Tendean Nyaris Roboh, Truk Crane Masih Tersangkut
Petugas mengatur lalu-lintas dekat Mobil Truk Crane yang tersangkut JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi JPO Tendean Nyaris Roboh, Truk Crane Masih Tersangkut
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Indonesia
Nilai Transaksi Pekan Raya Jakarta 2026 Capai Rp 8,2 Triliun, Cerminan Ketahanan Ekonomi Ibu Kota
Capaian transaksi dan kunjungan menunjukkan PRJ tetap relevan sebagai penggerak sektor riil.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Nilai Transaksi Pekan Raya Jakarta 2026 Capai Rp 8,2 Triliun, Cerminan Ketahanan Ekonomi Ibu Kota
Bagikan