Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Firmanzah Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2016 Lebih Baik

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Kamis, 26 November 2015
Firmanzah Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2016 Lebih Baik

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Beberapa pekerja menyelesaikan pembangunan gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (16/6). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Analis ekonomi yang juga Rektor Universitas Paramadina Firmanzah optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan jauh lebih baik pada tahun depan sebab fundamental ekonomi relatif terjaga.

"Saya melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami pertumbuhan lebih baik tahun depan," katanya dalam simposium nasional bertajuk "Economic Review 2015 dan Outlook 2016 di Jakarta, Rabu (25/11).

Mantan Staf Khusus Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melanjutkan, pada tahun 2015 pertumbuhan ekonomi sekitar 4,7% hingga 4,8%. Pada tahun 2016 ia meramalkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,9% hingga 5,1%.

"Meski dibawah perkiraan di bawah Bank Indonesia tapi saya masih tetap optimis," katanya menjelaskan.

Meski pertumbuhan ekonomi diprediksi bakal naik, namun ada sejumlah persoalan yang harus diperhatikan serius pemerintah, salah satunya adalah rencana The Fed menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

"Risiko kenaikan The fed menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak berpengaruh pada perekoniman nasional," demikian Firmanzah.

Diberitakan Merahputih.com sebelumnya Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2016 sekitar 5,2 % sampai 5,6%. Pertumbuhan ekonomi ditopang dari domestik terutama sisi investasi. Sementara inflasi berada pada kisaran 3,5%.

"Kemudian defisit transaksi berjalan sekitar 2,5%," kata Gubernur BI Agus Martowardoyo dalam pertemuan Tahunan BI 2015 di Jakarta, Selasa (24/11). (Abi)

BACA JUGA: 

  1. BI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi 2016 Mencapai 5,6 Persen
  2. Menko: Pertumbuhan Ekonomi Harus Terus Meningkat
  3. Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mengalami Perbaikan
  4. Polda Sinergikan TNI Dan Pemda DKI Atasi Pertumbuhan Ekonomi Lamban
  5. Pertumbuhan Ekonomi RI 2016 5,4 Persen

 

 

#Firmanzah #Pertumbuhan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Capaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2026 melanjutkan keberhasilan Indonesia menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen selama tujuh tahun berturut-turut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Airlangga Senang Pertumbuhan Ekonomi di Atas 5 Persen Selama 7 Tahun Berturut Turut
Indonesia
Dalam 6 Bulan, Pemprov Jakarta Berhasil Kumpulkan Duit Rp 29,29 Triliun Buat Pembangunan
Pemprov DKI juga memperkuat kualitas tenaga kerja untuk memastikan pertumbuhan ekonomi diikuti perluasan kesempatan kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
Dalam 6 Bulan, Pemprov Jakarta Berhasil Kumpulkan Duit Rp 29,29 Triliun Buat Pembangunan
Indonesia
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Ekonom senior Ichsanuddin Noorsy menilai sekitar 115 UU perlu diubah karena dinilai berpihak pada ekonomi neoliberalisme.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy Sebut 115 UU Harus Diubah untuk Benahi Ekonomi Indonesia
Indonesia
Indonesia Nomor 1 Negara dengan Pertumbuhan Crazy Rich 5 Tahun Mendatang, Berpotensi Ciptakan Gap Ekstrem
Proyeksi ini bukan berarti sinyal positif bagi negara Indonesia. Celios melihat situasi ini akan menciptakan ketimpangan ekstrem dengan gap yang sangat jauh.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Nomor 1 Negara dengan Pertumbuhan Crazy Rich 5 Tahun Mendatang, Berpotensi Ciptakan Gap Ekstrem
Indonesia
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Pemerintah kembali menempatkan dana Rp 281 triliun di bank BUMN hingga Desember 2026 untuk menjaga likuiditas perbankan. Tambahan dana siaga Rp 100 triliun juga disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Pemerintah bersama bank sentral mengantongi modal kuat guna merealisasikan target pertumbuhan tinggi dengan tiga faktor utama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Indonesia
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Optimisme itu muncul karena sejumlah indikator ekonomi nasional masih menunjukkan performa positif.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Berita
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang naik 5,61 persen.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Bagikan