Evakuasi Warga Pangelangan Terhalang Lokasi yang Tajam

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 06 Mei 2015
Evakuasi Warga Pangelangan Terhalang Lokasi yang Tajam

Sejumlah personil gabungan TNI dan Basarnas melakukan pencarian korban longsor di Kampung Cibitung, Desa Margamukti, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/5). (Foto: Antara Novrian Arbi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pencarian korban musibah longsor yang terjadi di Pangalengan, tepatnya di Cibitung, Jawa Barat, masih dilakukan oleh tim kepolisian, SAR dan warga. Namun, pencarian masih terkendala titik koordinat longsor yang sangat menyeramkan dan lokasi yang tajam.

Hal inilah yang disampaikan oleh Kapolres Bandung, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Erwin Kurniawan. Ia mengakui, hingga sekarang, pencarian korban terhadap 7 orang yang masih dinyatakan hilang dalam proses pencarian. Ia menyampaikan, kendalanya ialah tidak menentunya titik koordinat yang masih sangat tajam di lokasi kejadian.

"Hingga saat ini kami sedang melakukan pencarian korban lainnya yang masih belum ketemu. Kami bersama-sama dengan BPBD, tim SAR, PMI, Dinas Sosial, TNI, Polri, dan relawan mencari korban yang masih belum ditemukan. Mungkin kendalanya adalah tidak menentunya titik koordinat, memang longsoran tersebut berbentuk luncuran tajam," jelas Kapolres Bandung, AKBP Erwin Kurniawan kepada media siang tadi, Rabu (6/5), di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Seperti diketahui, longsor ini diakibatkan turunnya hujan yang terus mengguyur wilayah Cibitung, Pangalengan, Jawa Barat yang berjam-jam. Longsor terjadi kemarin pukul 14.00 WIB. Tanah didaerah Cibitung longsor. Akibat musibah alam ini hingga berita ini diturunkan berjumlah 4 orang meninggal dunia, 7 orang masih dalam pencarian. dan 4 orang luka berat serta 4 orang luka ringan. (aku)

Baca Juga:

Facebook Pemeriksa Keselamatan, Alternatif Pencari Korban Bencana

JK: Bencana Tsunami Adalah Ujian Bagi Masyarakat Aceh

Aceh Berdzikir Kenang Bencana Tsunami 2004

#Bencana Alam #Longsor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Korban gempa NTT kini masih terus bertambah. Kini, ada 83 orang meninggal dunia dan 110.875 jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 22 Agustus 2026
Korban Gempa NTT Kini Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
Indonesia
JHL Foundation Jadi yang Pertama Tiba, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka NTT
JHL Foundation menjadi yang pertama menyalurkan bantuan untuk warga Desa Bhera, Sikka, NTT.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
JHL Foundation Jadi yang Pertama Tiba, Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Sikka NTT
Indonesia
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Angka itu berasal dari kajian Damage and Loss Assessment (DALA) Direktorat Riset, Kajian, dan Pengembangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berdasarkan data hingga 18 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BAZNAS Proyeksikan Kerugian Akibat Gempa Bumi di NTT Rp 2,2 Triliun
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Polisi Pakai CN 295 dan Helikopter Bell 429 Sebar Bantuan Bagi Korban Gempa NTT
Selain pengiriman logistik menggunakan pesawat CN 295, Polri juga terus menjangkau wilayah terdampak melalui jalur udara menggunakan Helikopter Bell 429 registrasi P-3202.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Polisi Pakai CN 295 dan Helikopter Bell 429 Sebar Bantuan Bagi Korban Gempa NTT
Indonesia
Indonesia Masih Sanggup, Kemenlu Tegaskan Belum Perlu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
Kemenlu RI menegaskan penanganan gempa NTT masih bisa dilakukan dengan kapasitas nasional, belum butuh bantuan dari asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Indonesia Masih Sanggup, Kemenlu Tegaskan Belum Perlu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
Indonesia
InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kirim 4,6 Ton Beras hingga Air Minum
InJourney Group bergerak membantu korban gempa NTT. Sebanyak 4,6 ton beras hingga ribuan liter air telah disalurkan.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Kirim 4,6 Ton Beras hingga Air Minum
Indonesia
Presiden Prabowo Instruksikan Pengiriman 253 Ton Logistik ke Lokasi Gempa Flores, NTT
Logistik yang dikirim terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lain bagi warga terdampak.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Presiden Prabowo Instruksikan Pengiriman 253 Ton Logistik ke Lokasi Gempa Flores, NTT
Indonesia
Kemensos Tambah Bantuan ke NTT, Dikirim Lewat Jalur Laut
Kementerian Sosial (Kemensos) menambah bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa Flores, dengan pengiriman menggunakan jalur laut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Kemensos Tambah Bantuan ke NTT, Dikirim Lewat Jalur Laut
Indonesia
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Bakal Dukung Relokasi Anggaran Kemenkeu
DPR menyampaikan duka cita mendalam atas gempa yang melanda NTT dan daerah di sekitarnya pada Sabtu (15/6) yang menyebabkan korban luka-luka hingga meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Bakal Dukung Relokasi Anggaran Kemenkeu
Bagikan