DPR Bulat Dukung Jenderal Gatot Jadi Panglima TNI
Deskripsi : KSAD Gatot Nurmantyo saat uji kepatutan dan kelayakan calon Panglima TNI di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)
MerahPutih Nasional - Komisi I DPR menerima pencalonan Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI menggantikan Jenderal Moeldoko yang akan memasuki masa pensiun.
"Secara admistrasi seluruh penilaian kami tidak ditemukan masalah," ujar pimpinan rapat, Mahfudz Sidik, di Komisi I DPR, Jakarta, Rabu (1/7).
Menurut Mahfudz dari pemaparan visi misi Gatot ada beberapa hal menarik yang menjadi catatan komisi I. Gatot dinilai mampu menggambarkan secara utuh mengenai kondisi geopolitik dan ekonomi strategis baik di kawasan maupun pada tataran global.
"Pandanganya proyektif jauh kedepan," sambung politikus PKS ini.
Namun, ada beberapa catatan untuk Gatot dari fraksi yang duduk di Komisi I. Golkar misalnya, memberikan tiga catatan penting agar ditindaklanjuti setelah dilantik menjadi Panglima TNI nanti.
Pertama, Gatot diminta agar memiliki terobosan agar prajurit TNI sejahtera. Kedua memberikan langkah-langkah solutif mengenai permasalahan tanah dan perumahan yang dihuni mantan anggota TNI.
"Ketiga memperkuat partisipasi masyarakat dalam membantu dan mendukung tugas pokok TNI," tandas Mahfudz. (mad)
Baca Juga:
Gatot Akan Fokuskan Alutsista, Doktrin, dan Satuan
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Komisi I DPR Minta Kemlu Bergerak Cepat Tangani Kasus Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Pesawat CN-235 Buatan Indonesia Dipakai AS di Operasi Maduro, DPR: Perkuat Alutsista Nasional
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas