Djarot Penuhi Panggilan Megawati Soekarnoputri

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 22 Juni 2016
Djarot Penuhi Panggilan Megawati Soekarnoputri

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, DKI Jakarta, Senin (2/5). (Foto Pemprov DKI Jakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memenuhi panggilan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengenai Rapat Koordinasi DPP PDIP tentang Persiapan Pilada 2017.

Djarot mengatakan, rapat koordinasi bersama jajaran PDIP Pusat dan daerah. Rapat tersebut membahas persiapan pemenangan Pilkada 2017.

Seperti diketahui, Djarot digadang-gadang maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017. Selain itu, jika masih maju bersama Ahok, Djarot masih dipertahankan PDIP sebagai wakil gubernur untuk periode kedua.

"Jadi tidak secara khusus, bagaimana pun saya juga merangkap sebagai Ketua DPP PDIP. Jadi ikut terlibat apalagi di bidang keanggotaan," kata Djarot saat ditemui di gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (22/6).

Djarot menambahkan, dirinya memastikan PDIP memiliki modal dasar kuat dalam menghadapi Pilkada 2017. Makanya, perlu disampaikan bahwa PDIP tidak punya rasa takut.

"Kami bukan partai penakut apalagi menghadapi pimpinan kepala daerah. Bagaimana pun juga kita tunjukan bahwa parpol selalu siap lah sebagai salah satu pilar demokrasi yang dibangun di Indonesia," jelasnya.

Menurut Djarot, modal dasar yang dimiliki PDIP yakni punya modal dasar semangat, sifat gotong royong sesama kader dan sesama anggota partai yang sanggat kuat, serta solidalitas.

"Modal dasar gotong royong. Gotong royong sesama kader dan sesama anggota. Karena apa, karena kita punya sejarah yang panjang, jatuh bangun, dihajar, perjuanganya dengan darah dengan air mata dan nyawa," tuturnya.

Oleh sebab itu, sambungnya, dengan semagat gotong royong itu maka ketika pilkada akan dipetakan.

"Sebelah mana yang engga ikut pilkada, maka akan bantu daerah sebelahnya. Jadi kita saling melengkapi satu sama yang lain," pungkasnya. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Dicuekin PDIP, Djarot Saiful Hidayat Diusung Relawan Jokowi
  2. Djarot Enggan Bicarakan Politik Fokus Beribadah
  3. Rujuk Pilgub DKI 2017 antara Ahok dan Djarot Ditentukan Usai Lebaran
  4. Djarot Mau Berdampingan dengan Ahok bila Pakai Partai
  5. Djarot Ingin KJP Bisa Digunakan Beli Kacamata
#Pilkada DKI Jakarta 2017 #PDIP #Djarot Saiful Hidayat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bagikan