Dirut PT KAI Inspeksi Jalur Angkutan Lebaran

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 01 Juni 2016
Dirut PT KAI Inspeksi Jalur Angkutan Lebaran

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro cek kesiapan Stasiun Kejaksan untuk angkutan Lebara, Rabu (1/6). (Fot: MerahPutih/Irm)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar inspeksi di sepanjang jalur dan sarana di setiap masing-masing daerah operasi (daop) kereta api di utara dan selatan Jawa, selama tiga hari yang dimulai Rabu (1/6) hingga Jumat (3/6). Inpeksi tersebut untuk mempersiapkan pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini.

Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, dirinya dan bersama rombongan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) secara khusus menggunakan inspeksi dengan menggunakan kereta inspeksi khusus, yang dibagi menjadi dua rombongan. Rombongan pertama diberangkatkan dari Stasiun Gambir menuju lintas utara dan rombongan lainnya dari Stasiun Bandung menuju lintas selatan.

"Pengecekan ini dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan angkutan lebaran yang akan dilaksanakan beberapa pekan lagi. Kami, bersama Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono beserta jajarannya akan mengecek kesiapan lintas utara jelang pelaksanaan angkutan lebaran nanti,” kata Edi kepada sejumlah awak media di Stasiun Kejaksan.

Sepanjang lintas utara dan selatan Jawa, menurut Edi, terdapat 214 titik rawan gangguann alam, baik itu rawan banjir, longsor, ataupun lintasan yang ambles. Kendati demikian, pihaknya akan terus memantau guna meminimalisir potensi gangguan pada KA. PT KAI akan menyiagakan alat material untuk siaga (amus). Tak hanya amus, sejumlah petugas pun akan disiagakan selama 24 jam nonstop pada titik-titik rawan bencana tadi.

“Pada masa angkutan Lebaran nanti, kami juga akan meningkatkan segi pelayanan kami. Yakni dengan menggandeng komunitas pecinta KA yang akan kami tempatkan sebagai customer service mobile (CSM) di stasiun-stasiun. Dan, di masing-masing daerah operasional (daop) diwajibkan untuk membuka posko di stasiun guna membantu dalam memberikan pelayanan dan informasi bagi para penumpang,” tandasnya. (Irm)


BACA JUGA:

  1. Lebaran Tahun Ini, Kendaraan Masuk Jateng Diprediksi Meningkat 5 Persen
  2. Pasar Murah Menjelang Lebaran
  3. Jokowi Ingin Lebaran Tahun Ini Harga-Harga Turun
  4. Proyek Kereta Cepat Serap Ribuan Tenaga Kerja
  5. Menengok Banten Tempo Doeloe, Menyusuri Jalur Kereta Api Jakarta-Rangkasbitung
#Angkutan Lebaran #PT KAI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
KAI mengelola 2.997,99 ton limbah sepanjang 2025 melalui skema guna ulang dan daur ulang. Material kereta pensiun seperti besi, baja, dan logam kembali dimanfaatkan industri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
KAI Daur Ulang 2.997,99 Ton Limbah, Material Kereta Pensiun Kembali Masuk Industri
Indonesia
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
KRL Jabodetabek mencatat 210,47 juta pelanggan sepanjang Januari–Juli 2026, naik 6,39 persen. Lintas Cikarang menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan penumpang tercepat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Indonesia
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru
Indonesia
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Sepanjang periode Januari hingga 29 Juli 2026 saja, Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung–Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
KAI Catat Lebih dari 35 Ribu Penumpang Manfaatkan Kereta Petani dan Pedagang
Indonesia
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Nusantara Explorer jadi bagian dari upaya memperkuat pariwisata nasional melalui moda transportasi berbasis rel.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Nusantara Explorer Hadir atas Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Revitalisasi berlangsung 330 hari dengan mengembalikan sejumlah elemen bangunan berdasarkan dokumentasi historis.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Revitalisasi Tuntas, Stasiun Semarang Tawang Tampung Mobilitas 2,1 Juta Penumpang Semester I 2026
Indonesia
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
adwal operasional komersial, rute perjalanan, tarif, serta komposisi akhir kereta akan diumumkan setelah seluruh aspek operasional dan keselamatan dinyatakan siap.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Intip Kereta Nusantara Explorer Yang Pertama Kali Digunakan Presiden Prabowo
Indonesia
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Prabowo Perintahkan PT KAI dan Kemenhub Bangun Jalur KA di Sumatera dan Kalimantan, Kalau Bisa Bersamaan
Indonesia
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
"Kadang-kadang dilema, ingin kereta api cepat, akhirnya kota-kota kecil tidak terlayani. Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif," tutur Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Akui Ada Dilema Soal Kereta Api Cepat, Kota Cecil Tidak Terlayani Kereta Api
Bagikan