Dipuji Mega, Tri Rismaharini Bagi Kiat Sukses kepada Calon Kepala Daerah
Suasana pembukaan Sekolah Partai Calon Kepala Daerah, di Depok, Jawa Barat, Selasa (21/7). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)
MerahPutih Nasional - Dipuji Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarno Putri, Walikota Surabaya Tri Rismaharini terlihat semringah dan antusias. Bahkan dirinya tak sungkan-sungkan untuk menjadi guru dan membagi ilmu kepada para calon kepala daerah yang hari ini (21/7) mengikuti sekolah calon kepala daerah di Depok, Jawa Barat.
Wali Kota jagoan dari partai berlogo Banteng itu mengisahkan seluruh lika-liku perjalanannya ketika dirinya menjabat sebagai WaliKota Surabaya. Seperti ketika dia mengajarkan masyarakatnya untuk memanfaatkan sampah sebagai pupuk untuk menanam sayur-sayuran. Hal tersebut ia lakukan, karena inflasi tertinggi di daerah tersebut disebabkan oleh sayur-mayur.
"Tahun pertama, banyak binatang tomcat. Itu yang makan wereng, karena wereng enggak ada makanya tomcat merajalela, tapi sekarang stabil. Alhasil kami bisa suplay ke seluruh hotel bintang lima di Surabaya karena organik tidak pakai pupuk kimia. Kenapa itu saya masukan ke pasar organik? Karena, kami bisa jual harga Rp15 ribu, kalau biasa hanya Rp8 ribu. Misal cabai, satu pohon bisa dua kilo," katanya.
Ketika dirinya tengah memaparkan semua keberhasilannya. Salah satu calon kepala daerah menanyakan bagaimana menghadapi sebuah kritikan dari masyarakat? Apakah tidak ada kritik?
Dirinya menjawabnya dengan santai. Menurutnya, sebuah kritikan adalah merupakan pelajaran yang paling berharga. Sehingga Risma menghimbau kepada seluruh calon kepala daerah untuk tidak alergi kritikan. Karena, kritikan adalah sebuah saran untuk membangun sesuatu yang jauh lebih baik lagi
"Kritik yah ada. Kalau enggak dikritik yah saya bakal sombong. Tapi enggak apa-apa, dengan itu saya bisa intropeksi diri. Jadi enggak usah alergi," katanya.(rfd)
Baca Juga:
Megawati Salah Sebut Singkatan KIH jadi KIS
Dibully karena Sebut Jokowi Petugas Partai, Megawati Klarifikasi
Peserta Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP Dibaptis dengan Pakaian Merah
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP