Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dipecat, Fahri Hamzah Ogah Mundur dari PKS

Eddy FloEddy Flo - Senin, 04 April 2016
Dipecat, Fahri Hamzah Ogah Mundur dari PKS

Fahri Hamzah Politikus PKS menyatakan dirinya tidak akan mundur dari PKS (Foto/Fahrihamzah.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Fahri Hamzah telah resmi dipecat dari Partai Keadilan Sejahtera(PKS). Politisi asal Nusa Tenggara Barat itu dianggap melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai. Pemecatan Fahri Hamzah dikeluarkan melalui keputusan DPP PKS tangal 11 Maret 2016.

Meski dipecat, Fahri Hamzah mengaku dirinya tidak akan mundur dari PKS. Fahri mengklaim dirinya adalah salah satu pendiri dan deklarator PKS.

"Saya ini pendiri partai, dan sebelum itu saya adalah eksponen dari gerakan yang melawan otoriterianisme," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/4).

Keputusan pemecatan Fahri diambil dalam sidang Majelis Tahkim atau mahkamah partai tersebut pada 11 Maret 2016. Putusan itu kemudian ditindaklanjuti dengan terbitnya Surat Keputusan DPP PKS Nomor 463/SKEP/DPP-PKS/1437 tertanggal 1 April 2016.

Lebih lanjut Fahri Hamzah mengungkapkan, PKS berdiri atas dasar sebuah pemufakatan untuk membangun demokrasi di Indonesia. Sebagai salah satu pendiri partai, ia merasa memiliki kewajiban untuk membesarkan dan mempertahankan eksistensi PKS di kancah politik.

Saat disinggung mengenai adanya tawaran partai politik lain yang mengajaknya bergabung, Fahri tak secara tegas menjawabnya.

"Kalau saya jawab nanti ramai. Yang jelas, saya adalah pendiri partai dan deklarator," ucapnya.

Fahri Hamzah dipecat dari semua jenjang jabatan di kepartaian. Keputusan itu diambil Majelis Tahkim PKS pada 11 Maret 2016 lalu berdasarkan rekomendasi dari Badan Penegakan Disiplin Organisasi (BPDO) PKS.

Pemecatan Fahri Hamzah sudah ditandatangani dan disahkan oleh DPP PKS. Presiden PKS Sohibul Iman membenarkan pemecatan tersebut.

"Majelis Tahkim memutuskan melalui putusan No.02/PUT/MT-PKS/2016 menerima rekomendasi BPDO yaitu memberhentikan Saudara FH (Fahri Hamzah) dari semua jenjang keanggotaan Partai Keadilan Sejahtera," kata Sohibul Iman dalam keterangan pers yang dirilis melalui situs resmi PKS.

BACA JUGA:

  1. Fahri Hamzah: Janganlah Kau Titipkan Nasibmu pada Manusia
  2. Presiden PKS Sudah Teken Surat Pemecatan Fahri Hamzah
  3. Fahri Hamzah Ditendang dari PKS?
  4. Bos Freeport Mengundurkan Diri, Fahri Hamzah Curiga
  5. Tifatul Sembiring Minta Fahri Hamzah Hadapi BPDO
#Presiden PKS #Sohibul Iman #PKS #Fahri Hamzah Dipecat #Fahri Hamzah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Melalui pernyataan resmi, jajaran petinggi PKS menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Narji selama bergabung.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Komedian Narji Gabung ke Partainya Jokowi, PKS Ikhlas
Indonesia
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
PKS mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang memasukkan penyebaran LGBTQ sebagai ancaman nonmiliter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Masukkan Penyebaran LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, PKS Beri Dukungan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Indonesia
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Termuat dalam SK, mengusulkan penggantian Ketua DPRD Provinsi Jakarta yang semula dijabat Khoirudin digantikan Suhud Alynudin.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
DPP PKS Perintahkan Pergantian Khoirudin dari Kursi DPRD DKI Jakarta
Indonesia
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
PKS mengecam keras serangan penyiraman cairan kimia terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dan mendesak polisi segera mengungkap pelaku serta aktor intelektual di baliknya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
PKS: Serangan terhadap Andrie Yunus Diduga Terencana dan Ancam Pembela HAM
Bagikan