Derita Imigran di Perairan Libya

Ana AmaliaAna Amalia - Jumat, 07 Agustus 2015
Derita Imigran di Perairan Libya

ANTARA FOTO/REUTERS/Darrin Zammit Lupi/djo/15

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Hingga saat ini ribuan imigran dari berbagai negara masih banyak yang terombang ambing di lautan. Para imigran ini kebanyakan terpaksa meninggalkan negaranya karena perang yang berkepanjangan, situasi politik dan sosial yang tidak stabil, dan bahkan diusir oleh negaranya sendiri.

Imigran anak yang berada di kapal Stasiun Bantuan Migran Lepas Pantai (MOAS) MV Phoenix menunggu dipindahkan menuju kapal Norwegia Siem Pilot di perairan Libya, Kamis (6/8).

Sebanyak 700-an imigran memadati perahu kayu yang diselamatkan pada 10,5 mil laut lepas pantai Libya.

Penyelamatan itu dilakukan oleh organisasi internasional non pemerintah Medecins san Frontiere (MSF) dan MOAS.

Beruntung karena tindakan yang cepat dan tanggap tidak ada nyawa yang hilang, sehari setelah lebih dari 200 imigran yang ditakutkan tenggelam dalam tragedi kapal Mediterania terbaru setelah menyelamatkan lebih dari 370 orang dari kapal terbalik yang diduga membawa 600 penumpang.

BACA JUGA:

PM Malaysia Dinyatakan Bersih dari Korupsi

Korea Utara Diduga Memasok Rudal ke Pemberontak Yaman

Pantai yang Ditutup untuk Raja Saudi Kembali Dibuka

#Imigran Afrika #Pengungsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Indonesia
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Kemenkes mencatat 9.668 kasus ISPA pada warga terdampak gempa NTT sejak 15-26 Agustus 2026. Lebih dari 185 ribu warga masih berada di pengungsian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
9.668 Kasus ISPA Muncul Usai Gempa NTT, Kemenkes Ungkap Kondisi Warga di Pengungsian
Indonesia
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Ratusan pengungsi gempa Nagekeo, NTT, mengalami ISPA, gastritis, flu, dan batuk. Hingga 24 Agustus, 400 warga dirawat di Posko Kesehatan Darurat.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
ISPA Hingga Gastritis Serang Pengungsi Gempa Nagekeo NTT, Ratusan Orang Dirawat
Indonesia
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Sikka, yang difungsikan sebagai posko pengungsian dan memastikan kondisi anak-anak aman.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Gibran Kunjungi SD Inpres Wairklau, Cek Kondisi Pengungsi dan Anak-anak Terdampak Bencana
Indonesia
Krisis Imigran ke Eropa Kian Panas, Ratusan Orang Meninggal Saat Menyeberangi Laut Mediterania
Sementara, Krisis migrasi di Ceuta, kota otonom Spanyol di kawasan Afrika Utara, kian memanas dan menyebabkan bentrokan antara warga
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Krisis Imigran ke Eropa Kian Panas, Ratusan Orang Meninggal Saat Menyeberangi Laut Mediterania
Indonesia
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
ota Ceuta mengalami lonjakan tajam kedatangan jumlah migran dari Maroko yang berusaha memasuki kota otonom Spanyol yang terletak di Afrika Utara itu dengan berenang maupun berjalan kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Ribuan Imigran Menyebrang ke Kota Otonom Spanyol Ceuta di Afrika Utara
Indonesia
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Pengungsi tiduran di tepi jalan dengan menggunakan karpet. Barang-barang yang ada di sekitar mereka, yakni tas, galon berisi air mineral serta bantal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Indonesia
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Sebanyak 126 RT dan 18 ruas jalan di Jakarta terendam banjir. Ratusan warga pun mengungsi akibat banjir tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Berita
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Korban bencana Sumatra terancam tertular campak di pengungsian. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penularan campak paling tinggi.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
Indonesia
Pengungsi Banjir Sumatera Bakal Dapat BLT Rp 8 Juta Dari Pemerintah
Seluruh dana santunan tersebut akan langsung dibagikan oleh Kementerian Sosial berdasarkan data & persetujuan dari setiap bupati/walikota daerah setempat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Pengungsi Banjir Sumatera Bakal Dapat BLT Rp 8 Juta Dari Pemerintah
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gase ke-2, BNPB Kumpulkan Pengungsi di Tempat Terpadu
Terkait dengan titik pengungsian terpadu, Abdul Muhari mengatakan pihaknya terus berupaya menarik para pengungsi yang kini mengungsi terpisah-pisah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 12 Desember 2025
Masa Tanggap Darurat Gase ke-2, BNPB Kumpulkan Pengungsi di Tempat Terpadu
Bagikan