Dengan Wajah Sedih, Jemaat GKPI Bongkar Tempat Ibadahnya
Ilustrasi Gereja: Polisi berjaga di depan gereja di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (22/7). (Antara)
MerahPutih Megapolitan - Puluhan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Jatinegara, Jakarta Timur, terpaksa membongkar tempat beribadah mereka. Pembongkaran itu semata-mata demi mematuhi aturan yang diberlakukan pemerintah.
Pantauan Merahputih.com di lokasi, puluhan jemaat tersebut tampak sedih. Tak urung pula sebagian di antara mereka menunjukkan raut wajah kesal.
"Yah tahulah perasaan kami, tanpa harus dikasih tahu pun (begitu sedih)," ujar salah satu jemaat yang berinisial K, di Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (25/7).
Bangunan tersebut telah menjadi tempat beribadah mereka selama bertahun-tahun. Namun hari ini, Sabtu, bangunan akan menjadi sejarah. Mereka harus membongkar karena bangunan tidak memiliki izin.
"Hari ini kami melakukan pembongkaran sendiri terhadap bangunan ini. Hal ini kami lakukan untuk menunjukan Kepatuhan Kami terhadap Pemerintah," tutur salah satu perwakilan GKPI, Winter Sugiro Panatua. (rfd)
Baca Juga:
Tak Miliki Izin, Gereja di Jatinegara Terpaksa Dibongkar
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Khidmat Umat Kristiani Ibadah Malam Natal 2025 di GPIB Immanuel Jakarta
Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung Diresmikan, Romo Paroki: Komitmen Hidup Berdampingan dan Toleransi Beragama yang Baik
Kemenag Pasang Papan Nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung, Bukti Negara Hadir untuk Umat Nasrani
Menag dan Ketua DMI Hadiri Peresmian Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City
Natalius Pigai Siapkan UU Baru Pasca Insiden Perusakan Rumah Ibadah Kristen di Padang
[HOAKS atau FAKTA]: Australia Berikan Dana Khusus untuk Umat Kristen dan Gereja di Indonesia
Temuan Komnas HAM di Balik Persekusi Retreat Kristen di Cidahu Sukabumi, Pengusiran hingga Perusakan
Ada Penolakan Pembangunan Gereja di Jaksel, PSI Lakukan Pendekatan ini
Ada Penolakan Pembangunan Gereja di Jaksel, PSI Lakukan Pendekatan ini
Pj Teguh Bakal Monitoring Gereja di Jakarta saat Misa Natal 2024