Demonstran: Ahok Cemen!
Aksi demonstrasi buruh di depan Balai Kota Jakarta, Jumat (30/10). (Foto: MP/Achmad Cinde)
Merahputih Peristiwa - Ribuan pedemo yang tergabung dari berbagai serikat pekerja atau buruh menjajahkan kakinya ke Balai kota, Jakarta. Mereka mengecam peraturan gubernur (Pergub) DKI Jakarta yang mengatur bahwa lokasi demo hanya di 3 tempat, yakni, Parkir Timur Senayan, Alun-alun Demokrasi DPR/MPR RI dan Silang Selatan Monas.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Andi Ghani tidak setuju jika dengan Pergub DKI yang tidak memperbolekan pedemo turun ke jalan.
"Ahok," teriak Presiden KSPI Andi Ghani, "cemen-cemen-cemen!," jawab para demonstran.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok diminta untuk berani turun untuk menemui masa buruh. Menerak juga meminta Ahok tidak berlindung di bawah Presiden Joko Widodo.
"Kalian takut nggak sama Ahok?," teriak Andi Ghani, "nggaak," teriak massa aksi.
Dari pantauan merahputih.com, Massa aksi yang berorasi di depan Balaikota selama beberapa menit tak terlihat Ahok turun untuk menemui para demonstran. Mereka langsung melangkahkan kaki melanjutkan aksinya ke Istana Negara.
Sementara, Jalan Merdeka Selatan kini dipenuhi dengan massa aksi, sehingga tidak bisa untuk lalu lalang kendaraan. (Mad)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Hampir 2.000 Porsonel Kawal Demo di Monas, Orator Buruh Ingat-Ingat Pesan Kapolres!