Demi Mengejar Ilmu Hitam, Lelaki ini Cabuli Anak di Bawah Umur

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Selasa, 12 Juli 2016
Demi Mengejar Ilmu Hitam, Lelaki ini Cabuli Anak di Bawah Umur

Pelaku pencabulan anak di bawah umur karena ingin menuntut ilmu hitam, di Polresta Depok Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/7). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Demi memperdalam ilmu hitam, M Arsyad lelaki berusia 26 tahun memburu serta mencabuli beberapa anak di bawah umur.

Lelaki yang keranjingan mengejar ilmu hitam itu, begitu keji menyetubuhi anak-anak di bawah umur yang di mana korban dibujuk rayu serta dimanjakan dengan makanan di sebuah waralaba.

Setelah berhasil, pelaku pun membawa korban menuju salah satu villa yang berada di daerah Puncak, Cisarua, Bogor.

Menurut penuturan pelaku, hal tersebut dilakukan guna memperdalam ilmu hitam yang telah dipelajarinya sejak lama.

http://server9.merahpoetih.com/gallery/public/2016/07/12/ut27pHJWBr1468309544.jpg

Menanggapi ihwal demikian, Kasat Reskrim Kompol Teguh Nugroho mengatakan kesesatan yang dilakukan para pelaku disebabkan kurang pemahaman tentang agama. "Hati mereka kosong dari mengingat Allah. Kalau sering berzikir, hati akan damai dan jauh dari godaan setan," kata Teguh di Polresta Depok Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Selasa (12/7).

Hingga berita ini diturunkan, pelaku baru mengakui dua korban dua anak. Meski demikian, pihak Polresta Depok masih terus mengembangkan serta menunggu laporan masyarakat. (Ard)

BACA JUGA:

  1. Sony Sandra Pelaku Pencabulan Belasan Anak di Kediri Divonis 9 Tahun
  2. Bocah Korban Pencabulan Pengusaha Kontraktor Ditemukan di Pinggir Jalan
  3. Pengakuan Seorang Bocah Korban Pencabulan Pengusaha Kontraktor
  4. Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur, LPAPB Gugat SS
  5. Kasus Pencabulan Oleh Saipul Jamil, KPAI Turun Tangan
#Kekerasan Anak #Tindak Kekerasan #Pencabulan Bocah
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
SAM berstatus warga negara Indonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Diduga Cabuli Santri Laki-Laki, Polisi Keluarkan Red Notice Ustadz Syekh Ahmad Al Misry
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Bagikan