Dapat Uang Saku dari Ahok, Polda Metro Jaya Tuntut Legalitas Anggaran

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 29 Juli 2015
Dapat Uang Saku dari Ahok, Polda Metro Jaya Tuntut Legalitas Anggaran

Gubernur Ahok berbincang dengan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya saat mengantar Presiden Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma (Foto: Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Polda Metro Jaya menyambut baik wacana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan membantu anggaran operasional TNI-Polri. Sebelumnya diberitakan, Ahok akan memberikan tunjangan bagi anggota TNI dan Polri sebesar Rp250 ribu. Mantan Bupati Belitung Timur itu akan memberikan tunjangan tersebut kepada personel TNI dan Polri yang membantu operasional kerja pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Kita menyambut baik langkah Gubernur DKI Jakarta," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal, Jakarta, Selasa (28/7). Di samping itu, Ahok juga akan memberi polisi dan tentara uang makan sebesar Rp48 ribu.

Diakuinya, lanjut Iqbal, polda Metro Jaya memang membutuhkan tambahan anggaran operasional. Hal ini terjadi lantaran pihaknya kerap melakukan kegiatan yang berkaitan tugas pokok dan fungsi Polri, yang tidak teranggarkan.

"Memang banyak kegiatan kepolisian yang tidak dicover anggaran dalam APBN yang diperuntukan ke Polri. Misalnya kegiatan pengamanan demonstrasi. Dalam sehari saja terkadang ada demo hingga puluhan kali," terangnya. Menurut Ahok

Adapun Satuan kerja Pemprov DKI yang kerap membutuhkan bantuan TNI dan Polri ialah Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Lebih dalam, apabila wacana ini teralisasi, pihaknya akan menerima berapapun pemberian hibah anggaran operasional ini. Mantan Kepala Polres Metro Jakarta Utara ini menjelaskan, pemberian dari Gubernur ini akan disesuaikan Polda Metro tanpa memperhitungkan cukup tidaknya. "Berapa pun yang dikucurkan Pemprov kita terima. Bukan kita punya 2 ribu personel, lantas Pemprov harus memberikan anggaran sejumlah itu,"

Kendati demikian, pihaknya menyarankan agar Gubernur memperhatikan hal-hal terkait legalitas penggunaan anggaran ini. Antara lain kejelasan anggaran. "Penggunaan anggaran tentunya tidak menyalahi aturan," kata dia.

"Selain itu kami harus bisa pertanggungjawabkan penggunaan itu. Kita akan laporkan ke lembaga terkait," pungkasnya.

Di samping berencana menambah anggaran operasional, Ahok juga akan membuat kebijakan yang menggratiskan personel TNI dan Polri aktif ketika menumpang bus Transjakarta.(gms)

 

Baca Juga

Atasi Tawuran Antarwarga, Kapolda Metro Jaya Gandeng Ahok

Terkait Pembongkaran Gereja, FPI Puji Ahok

Halal Bihalal, Ahok Undang Anggota DPRD DKI Jakarta

 

#Kombes Pol Muhammad Iqbal #Polda Metro Jaya #Gubernur Ahok
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Hal itu terkait babak baru kasus ijazah Jokowi.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Indonesia
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo yaitu Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, Jumat, 19 Juni 2026 pagi.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Bagikan