Daftar Kuliner Pagi di Yogyakarta

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 11 Mei 2016
Daftar Kuliner Pagi di Yogyakarta

Nasi Gudeg Merahputih.com / Rizki Fitrianto.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Sarapan merupakan kebiasaan yang tidak bisa dilepaskan. Apalagi bagi Anda yang akan melakukan aktivitas di siang hari. Sarapan wajib dilakukan agar kesehatan dan stamina Anda tetap terjaga.

Namun, bagaimana bila Anda tengah traveling di Yogyakarta. Dengan budget pas-pasan, mungkin sasaran utama Anda adalah berburu makanan di pasar-pasar tradisional. Di pasar tersebut biasanya banyak sajian khas yang bisa mengisi kekosongan perut di pagi hari.

Selain pasar, di Yogyakarta tidak terbilang sulit mencari menu-menu tradisional untuk bekal aktvitas Anda. Bukan hanya karena khasnya menu yang disajikan, harganya pun relatif murah. Tentu sesuai apa yang Anda makan dan kenikmatan yang Anda terima.
Untuk mengintip lebih jauh tentang kuliner pagi hari di Yogyakarta, berikut merahputih.com ulas tempat-tempat kuliner untuk sarapan Anda.

1. Wedang Tahu

Bagi Anda yang ingin mengisi perut dengan menu ringan tapi mengandung protein tinggi, wedang tahu adalah pilihan tepat. Di Yogyakarta, kacang kedelai bisa diolah menjadi minuman sehat, yakni wedang tahu. Bahan utamanya menggunakan kacang kedelai, dengan ramuan lainnya, seperti jahe, gula jawa, serai, dan rempah-rempah lainnya.

Biasanya, minuman ini hanya ditemui di pagi hari. Karena itu, wedang tahu pun selalu jadi menu santap sarapan. Salah satu wedang tahu yang cukup dikenal ialah Wedang Tahu Bu Sukardi. Lapak dagangannya berada di Jalan Asem Gede, Kranggan, Yogyakarta.

Selain di Jalan Asem Gede, lapak Wedang Tahu Bu Sukardi juga terdapat di Pasar Wates, Godean, Jalan Pramuka, dan Jalan Gadjah Mada. Semua lapaknya buka dari pagi sejak pukul 06.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Jangan harap menemukan wedang tahu racikan Bu Sukardi di sore hari. Selain sering habis sebelum waktu tutup, wedang tahu buatannya juga terbatas.

2. Nasi Pecel

Salah satu makanan berat legendari di Tanah Jawa ialah pecel. Makanan dari berbagai sayur-sayuran ini merupakan makanan tradisional yang pas mengisi santap pagi Anda.

Warung nasi pecel yang tak pernah sepi di Yogyakarta ialah Warung Pecel Pincuk Gumilang. Letaknya dii Jalan Adi Sucipto, Yogyakarta. Posisinya yang cukup strategis, berada di jalur utama Solo-Yogyakarta, tepatnya di sekitar jalan layang Janti, membuat warung ini selalu ramai pengunjung.

Sepintas memang pecel di warung ini tak ada bedanya dengan pecel lainnya. Namun, rasa dan penyajiannya justru membuat pecel di sini berbeda dengan pecel-pecel pada umumnya.

"Rasanya khas Blitarnya, ada manis asinnya. Ditambah pedas-pedas sedikit," kata pemilik Warung Pecel Pincuk Gumilang, Wawan, saat berbincang dengan merahputih.com, Selasa (10/5).

3. Nasi Brongkos

Salah satu kuliner makanan berat lainnya yang menyerupai nasi gudeg ialah nasi brongkos. Nasi brongkos merupakan makanan khas Yogyakarta yang dikenal sejak era Sri Sultan HB VIII.

Nasi brongkos yang terkenal di Kota Pelajar ini ialah nasi brongkos Warung Handayani. Warung Handayani berada di Jalan Gading No 2, Yogyakarta. Tepatnya di sisi selatan Alun-Alun Kidul. Menuju ke lokasi warung, pengunjung tinggal mencari pojokan utara Plengkung Gading Alun-Alun Kidul. Posisi Warung Handayani tidak jauhh dari pojokan tersebut.

Warung Handayani buka dari pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. Di Warung Handayani, selain tersedia menu nasi brongkos, juga tersedia makanan berat lainnya, seperti soto, pecel, dan nasi rames.


4. Mie Ayam Goreng Seyegan

Bagi Anda pecinta jenis mie, tempat ini pantas Anda kunjungi. Namanya warung Mie Ayam Goreng Seyegan. Selain uniknya, mie ayam goreng ini juga menjadi buruan para penikmat kuliner khas daerah.

Bila biasanya Anda menemukan mie ayam mengandung kuah. Bahkan, tak jarang mie ayam mengandung minyak, sehingga kerap membuat harus berpikir ulang untuk dijadikan santap pagi. Berbeda halnya dengan mie ayam goreng seyegan ini.

Lokasinya berada di Jalan Kebon Agung, Desa Margokaton Seyegan, tepatnya di deretan kios ruko depan Pusat Kesehatan Hewan, depan Pasar Srikaton. Warung mie ayam goreng seyegan buka sejak pukul pukul 9 pagi. Dan warung biasanya tutup pukul 1 siang. (Fre)

BACA JUGA:

  1. 5 Tempat Kuliner Yogyakarta dalam Film AADC 2
  2. Ini Dia Tempat Nongkrong Nuansa Jawa di Yogyakarta
  3. Ayam Koteka, Menu Andalan The House of Raminten
  4. Tempat-tempat Ngopi Asyik di Yogyakarta
  5. Wedang Uwuh Minuman Tradisional Asli Yogyakarta
#Yogyakarta #Wisata Kuliner Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan