Buruh Pelindo II: Jangan Hakimi RJ Lino Sebelum Ada Keputusan Pengadilan Tipikor
RJ Lino saat menemui pendukungnya di kantor pusat Pelindo II, pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta utara, Selasa (22/12). (Foto: MerahPutih/Fachruddin Chalik)
MerahPutih Peristiwa - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja PT Pelindo II, Noval Hayin, mengaku terkejut dengan keputusan yang dikeluarkan KPK terkait status tersangka Dirut PT Pelindo II RJ Lino.
"Sejujurnya, saya pribadi dan rekan-rekan karyawan, baik yang tergabung dalam serikat pekerja maupun yang tidak, merasa sedikit shock dengan putusan KPK yang menetapkan Pak Lino sebagai tersangka. Namun kami selaku pekerja dan pengurus serikat pekerja tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan sebagai sebuah dinamika hukum kita," ungkap Nofal di sela-sela aksi massa di depan halaman kantor pusat PT Pelindo II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kondisi karyawan PT Pelindo II yang merasa terintimidasi itu membuat Nofal harus menggalang massa sebagai bentuk dukungan riil kepada RJ Lino. Nofal juga meminta kepada masyarakat agar tidak menghakimi Lino sebelum divonis bersalah oleh pengadilan Tipikor.
"Cuma saya minta dengan hormat kepada siapapun masyarakat di negeri ini, jangan pernah membuat statement dan membangun stigma seseorang itu bersalah sebelum ada keputusan hukum yang mengikat atau ingkrah, marilah kita sama-sama menghormati azas praduga tak bersalah, sehingga kita sama-sama yakin betul bahwa negara ini adalah negara hukum," jelasnya. (aka)
BACA JUGA:
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah
Kawasan Monas Macet Total, Buruh Tuntut UMP Naik Jadi Rp 6 Juta di Balai Kota
Hampir 2.000 Porsonel Kawal Demo di Monas, Orator Buruh Ingat-Ingat Pesan Kapolres!