BNPB: 99,9% Penyebab Kebakaran Hutan Disengaja
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (28/7). (Foto: MerahPutih/Novriadi Sitompul)
MerahPutih, Nasional-Kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia bukan hanya karena faktor El Nino Moderate. Kebakaran juga bisa disebabkan karena faktor manusia.
"Kebakaran hutan sebetulnya itu pembakaran hutan dan lahan karena dibakar bukan terbakar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (28/7).
Sutopo menegaskan bahwa hampir 99,9 persen penyebab kebakaran hutan dan lahan memang disengaja dibakar oleh manusia. Berdasarkan data dari Polda dan Mabes Polri motif pembakaran hutan adalah motif ekonomi, serta dilakukan oleh kelompok terorganisir dalam bentuk koperasi. "Mereka memanfaatkan konflik tanah antara pemerintah dan adat," sambungnya.
Sementara modus para kelompok tersebut adalah dengan melakukan pembakaran lahan yang berada jauh dari pemukiman penduduk sehingga tidak menimbulkan kecuriagaan warga sekitar "biasanya pada musim kering, waktu pembakaran biasanya pagi sampai sore," kata Sutopo.
Untuk itu BNPB berharap agar pencegahan pembakaran hutan lebih efektif, harus ada penegakan hukum khususnya implementasi Inpres Nomor 16 tahun 2011 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Sebelumnya, BNPB mengatakan dampak dari pembakaran hutan dalam kurun Februari-April 2014 di Pekanbaru, Riau tidak tanggung-tanggung sudah merugikan negara sebesar Rp20 triliun. (AB)
Baca Juga:
Atasi Kekeringan, BNPB Siapkan Dana Rp75 Milliar
Bagikan
Berita Terkait
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
BNPB Jamin Logistik Korban Bencana Sumatra tak Mengendap Lebih daripada 2 Hari