Berwisata ke Tebing Breksi Yogyakarta yang Penuh Seni

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Jumat, 16 Desember 2016
Berwisata ke Tebing Breksi Yogyakarta yang Penuh Seni

Di Tebing Breksi kamu dapat melihat dengan jelas seni pahatan di alam bebas (Foto: Merahputih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Yogyakarta terkenal akan dunia seninya. Ada begitu banyak seniman, baik seni kontemporer maupun seni tradisional, terlahir di Bumi Yogyakarta. Karya-karya mereka tidak hanya dikenal di Nusantara, bahkan dikenal hingga mancanegara. Tak ayal, Yogyakarta disasar sebagai tempat wisata seni.

Namun, bagaimana jika karya seni terdapat di alam bebas? Mungkin, ada kepuasan batin yang jauh lebih dalam jika karya seni seperti itu bisa Anda nikmati. Nah, untuk menikmatinya, Anda bisa datang ke tempat wisata Tebing Breksi di Yogyakarta.

http://server7.merahpoetih.com/gallery/public/2016/12/16/kiTuB4nVeP1481868659.jpg

Lokasinya tidak jauh dari Candi Ijo, tepatnya berada di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Jaraknya dengan Candi Ijo hanya sekitar 1 kilometer. Rutenya, dari Kota Yogyakarta, langsung menuju arah Candi Prambanan. Di pertigaan pasar Prambanan, belok kanan arah ke Piyungan. Cari petunjuk arah ke Candi Ijo kemudian ambil kiri, dan perjalanan masih sekitar 1 km lagi. Setelah 1 km, akan terlihat plang Tebing Breksi dan pesona tebingnya yang eksotis.

Di tebing bekas penambangan ini akan terlihat bagaimana keindahan taman tebing dengan pahatan seninya. Di sinilah terlihat dengan jelas seni pahatan di alam bebas. Pahatan-pahatan tersebut sengaja dibuat untuk menarik wisatawan dan mengenalkan kebudayaan asli Yogyakarta. Semua pahatan berkarakter tokoh wayang yang memang bertema dunia wayang.

http://server10.merahpoetih.com/gallery/public/2016/12/16/mbolUC590q1481868659.jpg

Selain itu, wisatawan dapat menikmati panorama alam dan objek Candi Ijo serta Ratu Boko dari kejauhan. Di sini terdapat anak tangga untuk mencapai puncak tebing, yang sengaja dibuat sebagai fasilitas wisatawan menikmati pesona alam. Di bagian kaki tebing juga terdapat Tlatar Seneng, sebuah amphiteater yang digunakan sebagai tempat pertunjukan. Rencananya, di Tlatar inilah akan dijadikan tempat pertunjukan seni. Sungguh dunia seni di alam bebas yang ciamik bila pertunjukan seni di Tebing Breksi sudah rutin diadakan.

http://server4.merahpoetih.com/gallery/public/2016/12/16/9mCGs8vBF61481868659.jpg

Bagaimana, tertarik mengunjungi tebing seni ini? Mungkin bisa jadi satu destinasi di liburan akhir tahun Anda. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Grage Sangkan Hotel Spa, Hotel Favorit Para Wisatawan di Kuningan
  2. Parang Wedang, Lokasi Wisata Penuh Misteri
  3. Parang Wedang, Objek Wisata Mandi Air Panas di Parangtritis
  4. Lasem Berpotensi Sebagai Destinasi Wisata Sejarah Terbanyak
  5. Cicipi Nikmatnya Gudeg Manggar Saat Berwisata Kuliner di Bantul
#Yogyakarta #Wisata Yogyakarta #Tebing Breksi
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan