Berikut 11 Kloter Haji Tiba pada Minggu

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 10 Oktober 2016
Berikut 11 Kloter Haji Tiba pada Minggu

Kepulangan jamaah haji Indonesia tahun 2016. (Foto: kemenag.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Sebanyak 11 kloter jamaah haji Indonesia kembali tiba di tanah air pada Minggu (9/10). Proses pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang kedua akan terus berlangsung hingga 15 Oktober mendatang.

Kepala Daker Airport Jeddah-Madinah Nurul Badruttamam menjelaskan bahwa sampai Minggu (9/10) pagi, sebanyak 127.918 orang sudah kembali ke tanah air. Mereka terdiri dari 126.353 jamaah haji dan 1.565 petugas kloter.

"Pemulangan jamaah haji Indonsia gelombang kedua melalui Bandara AMAA Madinah akan terus berlangsung hingga 15 Oktober mendatang," kata Nurul seperti dilansir Kantor Kementerian Agama.

Berikut 11 kloter yang pulang pada Minggu (9/10 berdasarkan data Seksi Layanan Pemulangan Daker Madinah;

1. Kloter 50 Embarkasi Surabaya (SUB 50), 450 jamaah, estimasi tiba di Surabaya pukul 00.05 WIB dengan Saudia Airlines SV 5616;
2. Kloter 18 Embarkasi Makassar (UPG 18), 455 jamaah, estimasi tiba di Makassar pukul 04.40 WITA dengan Garuda Indonesia GA 1315.
3. Kloter 54 Embarkasi Solo (SOC 54), 360 jamaah, estimasi tiba di Surakarta pukul 13.10 WIB dengan Garuda Indonesia GA 6716;

4. Kloter 6 Embarkasi Lombok (LOP 06), 360 jamaah, estimasi tiba di Lombok Barat pukul 17.25 WITA dengan Garuda Indonesia GA 8204;
5. Kloter 19 Embarkasi Makassar (UPG 19), 455 jamaah, estimasi tiba di Makassar pukul 16.40 WITA dengan Garuda Indonesia GA 1404;
6. Kloter 55 Embarkasi Solo (SOC 55), 360 jamaah, estimasi tiba di Surakarta pukul 18.55 WIB dengan Garuda Indonesia GA 6515;

7. Kloter 56 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 56), 450 jamaah, estimasi tiba di Jakarta pukul 19.50 WIB dengan Saudia Airlines SV 5706;
8. Kloter 57 Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS 57), 450 jamaah, estimasi tiba di Jakarta pukul 20.50 WIB dengan Saudia Airlines SV 5708;
9. Kloter 58 Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS 58), 450 jamaah, estimasi tiba di Jakarta pukul 21.50 WIB dengan Saudia Airlines SV 5710;

10. Kloter 33 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 33), 393 jamaah, estimasi tiba di Jakarta pukul 20.40 WIB dengan Garuda Indonesia GA 7477; dan
11. Kloter 51 Embarkasi Surabaya (SUB 51), 450 jamaah, estimasi tiba di Surabaya pukul 23.50 WIB dengan Saudia Airlines SV 5704.

BACA JUGA:

  1. Arab Saudi Beri Penghargaan Tim Kesehatan Haji Indonesia
  2. Jamaah Haji Indonesia Wafat Bertambah Jadi 276 Orang
  3. Jamaah Haji Indonesia Wafat Bertambah Jadi 250 Orang
  4. Tiba di Tanah Air, Jamaah Haji Wajib Periksa Suhu Tubuh
  5. Kloter Pertama Jemaah Haji, Tiba di Solo
#Kemenag #Jamaah Haji Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Beredar hoaks di Facebook yang menyebut Kemenag mengambil alih pengelolaan zakat dari Baznas. Faktanya, zakat tetap dikelola Baznas sesuai UU No.23/2011.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Indonesia
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Pemerintah menjamin bahwa seluruh aset finansial rumah ibadah tetap berada di bawah kendali penuh pengurus atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Penerbitan KMA ini sekaligus merespons Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Indonesia
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia merupakan negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila yang menjamin keberagaman dan menjadi rumah bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Potongan pernyataannya yang viral terkait zakat 2,5 persen bukan berarti dirinya menganggap zakat tidak wajib.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Sidang isbat akan melibatkan pakar astronomi dari BMKG, BRIN, planetarium, observatorium, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Bagikan