AS Tempatkan Pasukan di Korea Selatan
Tentara Amerika Serikat (foto: screenshot reuters)
MerahPutih Internasional - Kabar terbaru datang dari Korea Selatan. Ditengah ketegangan yang terjadi antara Korea Utara dan Korea Selatan, AS dikabarkan telah menempatkan pasukannya di Korea Selatan.
Melihat situasi tersebut, AS pun dikabarkan turut perihatin dengan ketegangan yang terjadi antara Korea Selatan dan Korea Utara.
Lantaran telah terjalinnya hubungan erat AS dan Korea Selatan, AS pun menepati komitmen untuk membela sekutu-sekutunya.
Hal itu disampaikan langsung oleh David Shear, Wakil Menteri Pertahanan AS untuk urusan keamanan Asia dan Pasifik, seperti yang dilansir dari presstv.
“Kami berhubungan erat dengan komandan kami dan juga dengan sekutu kami (Korea Selatan), dan Amerika Serikat akan tetap teguh dalam komitmennya untuk membela sekutu-sekutunya dan akan terus berkoordinasi erat dengan Republik Korea,” ujar David.
Baca juga:
Korsel Tutup Akses Wisata di Perbatasan Korsel-Korut
Korut Siap Perang Habis-Habisan dengan Korsel
Kim Jong Un Bersumpah akan Balas Korsel
Korut Sudah Siaga Perang, Korsel Konsultasi dengan AS
Bagikan
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Prabowo Akui Belajar soal Etos Kerja dari Orang Korea, Natal dan Idul Fitri Tetap Latihan
Bukan Oppa K-Pop! Ternyata Inilah Idola Utama Presiden Prabowo Subianto dari Korea Selatan
Penyelundupan hingga Narkotika Bikin Prabowo ‘Ngeri’, Dianggap Jadi Bahaya Nyata bagi Masa Depan Perekonomian