Arif Soemarko: Pelaku Pembunuh Mirna Harus Dihukum Seberat-beratnya

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 03 Februari 2016
Arif Soemarko:  Pelaku Pembunuh Mirna Harus Dihukum Seberat-beratnya

Mirna dan Arif

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Usai di garap penyidik Polda Metro Jaya, Suami mendiang Wayan Mirna Salihin, Arif Soemarko, meminta pelaku pembunuh istrinya, harus dihukum seberat-beratnya, sesuai perbuatan yang dilakukan.

Kegeraman itu nampak pada Arif, usai digarap penyidik polda Metro Jaya. Kala itu, guna melengkapi data yang dimiliki pihak penyidik Polda Metro Jaya.

Meski begitu, pria yang mengenakan kaca mata tersebut, enggan membeberkan apa materi yang tengah diperiksa oleh penyidik dalam perkara kasus yang telah meregangkan nyawa istri tercintanya, Wayan Mirna Salihin, usai menenggak kopi vietnamese bersama dua sahabatnya, di Restorant Mal Olivier Jakarta Pusat pada Rabu (6/1) lalu.

"Ga, itu materi pemeriksaan ga bisa dibeberkan, tadi hanya pemeriksaan tambahan saja," ujar Arif, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/2).

Sementara itu, hal tersebut juga diutarakan oleh adik Mirna, Sendy. "Jessica harus dihukum seberat-beratnya, dia adalah pembohong terkait kasus pembunuhan Mirna," ujar Sendy, saat bertandang ke kantor pimpinan Irjen Pol Tito Karnavian, Rabu, (3/2).

Untuk diketahui, saat istrinya Mirna bertemu Jessica di Restorant Mall Olivier tersebut, Arif sempat mengantar Mirna. Namun Arif tak bergabung bersama kedua teman istrinya, Jessica dan Hani, lantaran ia lebih memilih untuk berbelanja.

Sebelum meninggal, Mirna sempat mengalami jejang-kejang, yang akhirnya meregang nyawa di salah satu rumah sakit, Abdi Waluyo Jakarta Pusat pada Rabu, (6/1) lalu. (gms)

BACA JUGA:

  1. Dugaan Kepribadian Ganda Jessica Jadi Tambahan Alat Bukti
  2. Polisi Dalami Percakapan Jessica dengan Mirna via WhatsApp
  3. Jessica: "Om Mirna Meninggal, Cantik Yah"
  4. Aneh, Jessica Sempat Minta Dicium Mirna
  5. Suami dan Saudara Kembar Mirna Tuding Jessica Bohong
#Polda Metro Jaya #Wayan Mirna Salihin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Pemeriksaan lanjutan salah satunya akan menyasar keluarga Sutrimo di Banyumas.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Periksa Orang Dekat Sutrimo, Mantan Pembantu Rumah Tangga Febrie Adriansyah yang Tewas dengan Mulut Berbusa
Indonesia
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Polda Metro Jaya meningkatkan kasus kematian eks ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ke tahap penyidikan. Polisi akan melakukan ekshumasi jenazah S.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Kasus Kematian Eks ART Mantan Jampidsus Naik Penyidikan, Polisi Siapkan Ekshumasi
Indonesia
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Sutrimo tewas misterius tak lama setelah kasus dugaan korupsi yang melibatkan majikannya terbongkar.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Polisi Akan Gali Makam Eks Asisten Febrie Adriansyah, Lakukan Autopsi Ulang
Indonesia
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
995 pucuk diduga senjata angin terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, 776 pucuk dan revolver angin kaliber 4,5 millimeter.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Ada Senjata Tempur Combat Shotgun di Temuan 996 pucuk senjata di Sekolah Kebayoran Lama Jakarta
Indonesia
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Polda Metro Jaya menegaskan patroli skala besar dan penyekatan di perbatasan Jakarta bukan karena isu gangguan keamanan, melainkan langkah preventif kepolisian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Tegaskan Patroli Besar dan Penyekatan Jakarta Bukan karena Isu Gangguan Keamanan
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Modus tersebut terungkap setelah polisi menangani kasus TPPO dan memulangkan tiga korban dari Libya.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Terungkap, Begini Modus Sindikat TPPO Kirim WNI ke Libya
Indonesia
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Polda Metro Jaya mengungkap peran dua tersangka TPPO WNI ke Libya. Kini, kedua pelaku sudah ditangkap.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Modus TPPO ke Libya Terungkap, Polda Metro Jaya Beberkan Peran 2 Tersangka
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
SETARA Institute menilai pembentukan Tim Preventive Strike Polda Metro Jaya harus tetap menjunjung prinsip negara hukum, HAM, dan akuntabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
SETARA Institute: Tim Preventive Strike Polda Metro Harus Junjung Negara Hukum dan HAM
Bagikan