Apindo dan Kadin Wanti-wanti Demo Buruh 2 Desember
Ilustrasi. (Foto: MerahPutih/Widi Hatmoko)
Merahputih Nasional - Menjelang aksi demo tanggal 2 Desember, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengimbau kepada buruh untuk tidak melakukan aksi sweeping massa ke pabrik-pabrik.
Hal ini ditegaskan guna menjaga iklim investasi yang sedang berkembang.
Sebelumnya diketahui, sekelompok buruh melakukan aksi sweeping pabrik dan memaksa karyawannya ikut demo di Tangerang, Banten, Jumat (24/11) lalu. Akibatnya, proses produksi terganggu.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan khawatir aksi serupa terjadi pada demonstrasi 2 Desember mendatang.
"Dikhawatirkan buruh dimanfaatkan untuk memperbesar massa dalam aksi tersebut," katanya di Menara Kadin Kuningan Jakarta, Selasa (29/1 1).
Di kesempatan yang sama, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani menjelaskan bahwa pihaknya tidak melarang buruh melakukan demo, tapi harus sesuai dengan kepentingan dan dilakukan sesuai aturan.
"Demo tidak ditakutkan, tapi yang ditakutkan tidak mampu mereduksi dampak yang ditimbulkan," kata Rosan.
Rosan pun berharap dengan adanya demo Bela Islam III, tidak mengganggu iklim dunia usaha yang ada. Untuk itu, dunia usaha perlu mengambil sikap untuk menjaga perkembangan secara baik, benar dan sehat. (Fdi)
BACA JUGA:
- Hayono Isman: Tim Ahok-Djarot 'Dukung' Demo 2 Desember
- Jelang Demo 2 Desember, Polresta Solo Siapkan 1.720 Personel
- Todung Mulya Lubis: Berpotensi Makar, Polisi Berhak Larang Demo 2 Desember
- Koalisi Masyarakat Sipil Serukan Perdamaian Jelang Demo 212
- Ruhut Sitompul Minta Warga DKI Tidak Ikut Demo 212
Bagikan
Berita Terkait
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi
KSPI Batalkan Aksi Buruh 24 November, Tunggu Keputusan Upah Minimum 2026
Antisipasi Demo Buruh, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas di Jakarta
Aksi Buruh Siap Geruduk Istana dan DPR, Kenaikan Upah Rp 90 Ribu Dinilai Terlalu Rendah