Angka Perceraian Tinggi, Iran Buka Situs Jodoh

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 29 Mei 2015
Angka Perceraian Tinggi, Iran Buka Situs Jodoh

Situs Jodoh Iran. (Foto: Capture BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Tingginya angka perceraian di Iran membuat pemerintah setempat meluncurkan situs jodoh.

Menurut laporan BBC, sekitar 22 persen pasangan suami istrik berakhir dengan perceraian. Tak hanya itu, bahkan di kota Teheran angka perceraian lebih banyak lagi dan pada umumnya dialami oleh pasangan di bawah usia 30 tahun.

Demi menenekan angka perceraian, pemerintah Iran meluncurkan layanan online bagi yang ingin mendapatkan jodoh dan membina rumah tangga kembali.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Iran, Mahmoud Golrazi, menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan 100.000 pernikahan di program layanan jodoh online ini.

"Dengan situs ini kami berharap bisa membantu mengatasi masalah yang dihadapi anak-anak muda," kata Golrazi.

Situs jodoh ini dinamai hamsan.tebyan.net dan dioperasikan oleh oraganisai Pembangunan Islam, sebuah lembaga di bawah pengawasan pemimpin tertinggi yang mempromosikan gaya hidup Islam. Situs ini terintegrasi dalam tebyan.net, sebuah portal gaya hidup Islam.

Hamsan.tebyan.net dijalankan kurang lebih sekitar 100 orang. Meskipun saat ini hanya beroperasi di Teheran, namun pemerintah berencana untuk memperluas ke kota-kota Iran lainnya.

 

Baca Juga:

Permak Wajah Presiden Xi Jinping, Seniman Tiongkok Ditangkap

Demi Obati Anak Ayah Rela Jadi Samsak Tinju

Wanita Ini Nekat Hilangkan Rasa Gatal di Tenggorokan dengan Spatula

Heboh, Video Wanita Mungil Makan Mi 4 Kg dalam 3 Menit

#Iran #Situs Jodoh Iran
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Dunia
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Besarnya jumlah korban mengingatkan pada kekacauan yang menyertai Revolusi Islam 1979.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Indonesia
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Berdasarkan penilaian KBRI dan dengan memperhatikan kondisi di lapangan hingga Senin (12/1), evakuasi juga belum diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Indonesia
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Iran menekankan bahwa intervensi Amerika Serikat itu secara khusus melanggar prinsip kedaulatan nasional, nonintervensi dalam urusan internal negara, dan larangan ancaman atau penggunaan kekerasan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Dunia
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Kedubes Iran di Jakarta mengungkap penyebab kerusuhan massal di Iran yang menewaskan ribuan orang. Demo ekonomi disebut disusupi aksi kekerasan dan intervensi asing.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Dunia
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Sayangnya, pemadaman internet selama hampir empat hari yang diberlakukan otoritas Iran membuat sangat sulit untuk memverifikasi laporan secara independen.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Dunia
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kebijakan baru berupa tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Indonesia
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Jumlah WNI yang tinggal di Iran tercatat sebanyak 386 orang, terkonsentrasi di Kota Qom dan Isfahan
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Indonesia
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Hingga saat ini, belum ada laporan WNI yang terdampak aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Iran, meski beberapa korban sipil dilaporkan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Indonesia
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Menurut anggota Komisi I DPR, keamanan dan keselamatan WNI harus menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Dunia
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Kekacauan di Iran sendiri dipicu oleh ambruknya nilai tukar Rial yang menyebabkan inflasi hebat
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Iran Membara, Trump Masih 'Keep Calm' Belum Kirim Pasukan ke Teheran
Bagikan