Anggota DPRD Bekasi Tagih Janji Ahok Pembiayaan Sumur Pantau

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 23 Oktober 2015
Anggota DPRD Bekasi Tagih Janji Ahok Pembiayaan Sumur Pantau

Minimnya tempat pembuangan sampah di kawasan tersebut membuat warga sekitar membuang sampah di waduk. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/mes/15.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan - Masalah sampah ibu kota yang dibuang ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, jawa Barat, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok diminta untuk bersikap lebih bijak dan arif untuk menyikapi hal tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata meminta kepada orang nomor satu di Jakarta Ahok untuk lebih serius menyelesaikan perkara sampah. Masalah ini menyangkut 2,3 juta penduduk kota Bekasi yang terkena dampak sosial pemanfaatan lahan Bantar Gebang.

"Tolonglah apa yang menjadi tuntutan kami dibahas. Jangan keluar dari masalah. Pak Ahok harus fokus dengan perjanjian," kata Ariyanto kepada, Jumat (23/10).

Ariyanto yang juga sebagai politikus PKS ini mengunggkapkan, Masalah TPST bukan hanya persoalan jam operasional kerja truk sampah. Akan tetapi, ada perjanjian lain yang hingga saat ini belum dilakukan oleh Pemprov DKI.

"Ada pembiayan sumur pantau. Sampai kini belum dilakukan Pemprov DKI. Padahal, tiap tahun mereka harus laporkan. Jadi ini bukan masalah jam operasiobal truk saja," tegas Ariyanto

Diberitakan oleh merahputih.com sebelumnya, Kepala Dinas Kebersihan DKI Isnawa Adji mengakui bahwa ada truk sampah yang memang melanggar jam operasional untuk mengangkut sampah ke TPST, Ia juga merasa tak keberatan jika truk yang melanggar aturan mendapatkan sanksi.

Pemerintah provinsi DKI Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok dinilai melanggar perjanjian dengan pemerintah kota (Pemkot) Bekasi. Tidak hanya jam operasional yang dilanggar, akan tetapi DKI juga mendistribusikan sampah lebih dari yang ditetapkan dalam perjanjian.

Baca Juga:

  1. Dinas Kebersihan DKI: Jika Truk Sampah Langgar Aturan, Hukum Saja
  2. Ahok Kesal Dinas Kebersihan Sewa Truk Sampah Rp600 Miliar
  3. Ahok Heran STNK Truk Sampah Hibah PT Pelindo II Atas Namanya
  4. Cegah Punya Istri 3, Ahok akan Pasangi Sopir Truk Sampah GPS
  5. Sampah DKI Masih Berserakan, Ahok Tak Ingin Sopir Truk Sampah Punya 3 Istri
#Sampah #Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar G #Gubernur Ahok
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Program ini digelar sebagai respons atas meningkatnya persoalan sampah elektronik baik di tingkat global maupun nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Luncurkan Program Sayang Bumi, 50 SMA Jabodetabek Dilibatkan Kumpulkan 5 Sampah Elektronik
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Bagikan