Akibat Perang, Yaman Saat Ini Dilanda Krisis Air

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 30 Juni 2015
Akibat Perang, Yaman Saat Ini Dilanda Krisis Air

Yaman dilanda krisis air (foto: screenshot al arabiya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Kabar mengejutkan datang dari Yaman, belum lama ini harga air di Yaman meningkat tajam. Pasalnya diperkirakan 25 juta orang terancam akan kehabisan air, menurut para ahli.

Krisis air tersebut, tak lain dan tak bukan disebabkan oleh serangan udara koalisi Arab Saudi dan perang saudara yang terjadi di Yaman beberapa waktu terakhir ini.

Ditambah lagi Yaman sendiri merupakan salah satu negara paling kering di dunia, seperti yang dilansir dari al arabiya.

Sebagian besar pompa bertenaga gas yang menyediakan air di Yaman sekarang sudah bisa beroperasi, namun air-air yang dihasilkan tak dijual dengan harga yang murah

“Orang-orang di Yaman saat ini harus mengeluarkan biaya lebih dari 30 persen dari pendapat mereka hanya untuk mendapatkan air untuk kebutuhan rumah tangga mereka, hal itu merupakan tingkat tertinggi di dunia,” ujar Abdulkhaleq Alwan, seorang ahli senior di air dan lingkungan kementerian Yaman.

Baca juga: 

4 Orang Anggota Al Qaeda Tewas Akibat Serangan Drone di Yaman

Pesawat Tempur Koalisi Arab Saudi Kembali Menghantam Yaman

Serangan Udara Dahsyat Bunuh 10 Orang Warga Sipil di Yaman

Bom Mobil ISIS Hantam Sebuah Masjid di Yaman

Serangan Udara Koalisi Arab Saudi Hantam Konvoi Warga Sipil di Yaman

Tentara Yaman Ringkus Pasukan Arab Saudi di Perbatasan Yaman-Arab

 

#Konflik Timur Tengah #Yaman
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Dunia
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz
Iran mengumumkan pembentukan otoritas baru yang bertugas mengelola jalur strategis Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz
Dunia
Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!
Iran memperkenalkan mekanisme baru untuk mengatur transit kapal melalui Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dan LNG dunia.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!
Olahraga
Iran Mangkir di Kongres AFC Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Beri Kepastian
Iran tak menghadiri kongres AFC menjelang Piala Dunia 2026. FIFA pun menegaskan, bahwa Iran tetap berpartisipasi di turnamen tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 29 April 2026
Iran Mangkir di Kongres AFC Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Beri Kepastian
Indonesia
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan Mengundurkan Diri di Tengah Dinamika Internal Departemen Perang
Ironisnya, Phelan masih menunjukkan aktivitas normal sehari sebelum pengumuman pengunduran dirinya. Pada Selasa (21/4)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan Mengundurkan Diri di Tengah Dinamika Internal Departemen Perang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Siap Bantu Iran dengan Kirimkan Jet Tempur dan Kapal untuk Hadapi Amerika Serikat-Israel
Unggahan video berisi klaim “Indonesia kirim kapal dan jet tempur untuk bantu Iran” merupakan konten palsu.
Frengky Aruan - Rabu, 22 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Siap Bantu Iran dengan Kirimkan Jet Tempur dan Kapal untuk Hadapi Amerika Serikat-Israel
Dunia
Selat Hormuz Bergejolak, Organisasi Maritim Internasional Terbitkan Peringatan Ekstra Waspada
Berdasarkan data resmi IMO per 19 April, tercatat 24 serangan terhadap kapal di Selat Hormuz, dengan korban jiwa mencapai 10 pelaut.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 April 2026
Selat Hormuz Bergejolak, Organisasi Maritim Internasional Terbitkan Peringatan Ekstra Waspada
Dunia
Peringatan Keras Trump ke Paus Leo XIV: Anda Tidak Bisa Biarkan Iran Punya Senjata Nuklir, Jutaan Orang akan Mati
Trump mengungkapkan kekhawatirannya secara langsung kepada pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
Peringatan Keras Trump ke Paus Leo XIV: Anda Tidak Bisa Biarkan Iran Punya Senjata Nuklir, Jutaan Orang akan Mati
Indonesia
Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global
Dubes Jerman kagum dengan peran Soekarno saat ini dalam menggerakkan kebangkitan negara di wilayah Asia dan Afrika.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Terima Dubes Jerman, Megawati Ingatkan Antisipasi Krisis Global
Indonesia
Nasib Ratusan WNI Terjepit Perang, Kemlu RI Percepat Proses Repatriasi Iran
KBRI Teheran mencatat sebanyak 281 WNI masih bertahan di wilayah Iran setelah gelombang evakuasi sebelumnya. Mayoritas dari mereka menyandang status pelajar di Kota Qom, sementara sisanya merupakan pekerja migran dan ekspatriat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 April 2026
Nasib Ratusan WNI Terjepit Perang, Kemlu RI Percepat Proses Repatriasi Iran
Bagikan