Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ahok Sebut BPK Ngaco, Ini Komentar Ahmad Dhani

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 13 April 2016
Ahok Sebut BPK Ngaco, Ini Komentar Ahmad Dhani

Ilustrasi Ahmad Dhani vs Ahok (Ilustrasi: MerahPutih/Alfi Rahmadhani, Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Artis - Heboh kisruh kasus RS Sumber Waras yang melibatkan BPK dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengundang musisi sekaligus bakal calon Gubernur Ahmad Dhani angkat suara.

Ahmad Dhani menyatakan pendapatnya melaui akun twitternya @AHMADDHANIPRAST. Dalam tiga cuitannya, Dhani menyayangkan pernyataan Ahok yang menuding BPK ngaco.

Sebelumnya saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK, Selasa (12/4) sebelum masuk gedung KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Ahok sempat menyatakan bahwa hasil audit BPK terkait pembelian lahan RS Sumber Waras "ngaco". Bukan hanya itu, Ahok juga menyebutkan bahwa BPK menyembunyikan kebenaran.

"...Pak Joko...Kalo BPK "Ngaco" sperti kata Ahok...bubarkan saja...atau bubarkan saja mulut Ahok...antara itu deh..."cuit Ahmad Dhani lewat akun @AHMADDHANIPRAST, Rabu (13/4). Dhani sepertinya tidak sepakat dengan pernyataan Ahok dianggapnya melecehkan BPK.

Musisi yang mengklaim mendapat dukungan dari PKB untuk maju dalam Pilgub DKI 2017 itu kemudian melanjutkan kicauannya berupa pertanyaan kepada presiden.

"...So Mr President...mana yg mau di bubarkan BPK Ngaco Nipu(seperti kata ahok)...apa mulutnya ahok yg di bubarkan???... lanjut Ahmad Dhani.

Screenshot cuitan Ahmad Dhani terkait kisruh BPK vs Ahok terkait hasil audit pembelian lahan RS Sumber Waras (Foto: Twitter @AHMADDHANIPRAST)

Ahmad Dhani mendesak presiden Jokowi untuk memberikan sanksi kepada Ahok sebab jika tidak, menurut Dhani ada kongkalikong antara presiden dan Ahok.

"...Kalo tdk ada sanksi Presiden kpd Ahok...kita patut curiga Presiden yang mantan gubernur ada kongkalikong dgn Ahok...AhmadDhani..tutup Dhani.

Tuitan Ahmad Dhani ini seirama dengan pernyataan BPK melalui Bachtiar Arif, yang mengaku bahwa hasil audit BPK terhadap pembelian lahan RS Sumber Waras sudah clear, artinya proses auditnya benar. Dalam jumpa pers di gedung BPK, Jakarta Pusat, Rabu (13/4) Bactiar menyatakan jika Ahok merasa benar silakan buktikan di pengadilan.

Berdasarkan pantuan merahputih.com, tuitan Ahmad Dhani mendapat banyak tanggapan atau mention dari netizen. Pada umumnya netizen mempertanyakan kapasitas Dhani dalam mengomentari kisruh Ahok kontra BPK.

BACA JUGA:

  1. BPK Beberkan Enam Penyimpangan dalam Kasus RS Sumber Waras
  2. Gubernur Ahok akan Bangun Kawasan Kuliner Murah
  3. Jelang Pilgub DKI 2017, Ahok Tetap Akan Lakukan Relokasi
  4. Hasnaeni alias Wanita Emas: Kalo Ahok Dipenjara, Saya Tak Ada Saingan
  5. Pemeriksaan Ahok di KPK Diwarnai Aksi Tolak Ahok
#Kasus RS Sumber Waras #BPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa KPK selama 9 jam terkait dugaan suap audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Indonesia
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
KPK memeriksa anggota BPK, Bobby Rizaldi. Hal itu terkait dugaan hasil audit Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
Indonesia
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Kasus Audit Muara Enim
KPK menggeledah rumah Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi terkait dugaan suap hasil audit BPK di Pemkab Muara Enim. Penyidik menyita sejumlah bukti elektronik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Kasus Audit Muara Enim
Indonesia
Masalah Hukum Selesai, Tanah Bekas RS Sumber Waras Segera Dibangun RS Internasional
Pembelian eks lahan RS Sumber Waras itu sempat menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, nilai jual objek pajak (NJOP) lahan itu dinilai terlalu tinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Masalah Hukum Selesai, Tanah Bekas RS Sumber Waras Segera Dibangun RS Internasional
Indonesia
KPK Temukan Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Perubahan Audit Pemkab Muara Enim
KPK menemukan petunjuk dugaan intervensi BPK pusat dalam kasus suap audit Pemkab Muara Enim. Hasil audit yang semula WDP diduga berubah menjadi WTP.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
KPK Temukan Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Perubahan Audit Pemkab Muara Enim
Indonesia
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
DPR meminta Kemendagri mengusut temuan BPK terkait ASN di Kutai Kartanegara yang tercatat menerima pembayaran honor hingga 900 kali dalam setahun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
KPK mengungkap dugaan suap Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit BPK terhadap Pemkab Muara Enim. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
Indonesia
Polisi Selidiki Penyebab Anggota BPK Bisa Tewas saat Kebakaran sementara Orang Lainnya Selamat
Haerul Saleh disebut berada di lantai empat rumah saat kebakaran terjadi.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Polisi Selidiki Penyebab Anggota BPK Bisa Tewas saat Kebakaran sementara Orang Lainnya Selamat
Indonesia
Anggota BPK Haerul Saleh, yang Meninggal dalam Kebakaran Rumahnya, akan Dimakamkan di Kolaka Sultra
BPK meminta masyarakat dapat memberikan privasi bagi keluarga besar almarhum pada masa berkabung ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Anggota BPK Haerul Saleh, yang Meninggal dalam Kebakaran Rumahnya, akan Dimakamkan di Kolaka Sultra
Indonesia
3 Orang ART Selamat Saat Rumah Anggota BPK Terbakar
Korban sudah diatasi oleh petugas dan dibawa menggunakan ambulance ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
3 Orang ART Selamat Saat Rumah Anggota BPK Terbakar
Bagikan