Agus Pea Pembunuh Bocah PNF?

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 06 Oktober 2015
Agus Pea Pembunuh Bocah PNF?

Ilustrasi Pembunuhan Senjata Tajam (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Peristiwa - Agus Pea, warga Jalan Peta Barat, Kalideres, Jakarta Barat, dicurigai merupakan pelaku pembunuhan bocah PNF. Benarkah?

Berdasarkan keterangan ayah korban Asep Saefullah, Agus Pea merupakan residivis kasus narkoba yang memang dikenal warga sekitar sebagai orang yang rada-rada gila.

Kecurigaan polisi terhadap Agus Pea juga terbukti saat polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat korban.

"Anjing pelacak kan sempat mengendus dan mengitari gubuk Agus Pea beberapa kali," kata ayah korban, Selasa (6/10).

Ayah korban mengatakan indikasi itu terlihat lantaran terduga memang akrab dengan sejumlah anak-anak dilingkungan sini.

"Agus Pea memang akrab dengan lingkungan anak-anak di sini. Saking akrab, Agus sering menyuruh PNF membeli es batu," ungkapnya.

Diakui Asep Saefullah, gubuk yang diduga jadi lokasi pembunuhan anaknya itu, sering dijadikan tempat nongkrong bareng teman-temannya.

Agus memang dikenal warga sebagai preman kampung. Sejak berpisah dengan istri dan anaknya, Agus tidak diketahui tinggal dimana. Dia lebih senang hidup seorang diri dan bebas pergi kemana-mana.

Berdasarkan kecurigaan itu, Penyidik pun memeriksa Agus Pea secara Intensif di Polda Metro Jaya. Bahkan, Agus Pea belum diperbolehkan pulang guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa sejumlah saksi pembunuhan disertai pemerkosaan bocah PNF.

Dari sekian saksi yang diperiksa, Agus Pea diduga kuat merupakan salah satu pelaku yang terlibat pembunuhan itu. Hingga saat ini Agus masih diperiksa intensif oleh Polda Metro Jaya. (Fdi)

Baca Juga:

  1. Trauma Berat, Ibu PNF Akan Didampingi Psikolog
  2. Kak Seto Sambangi Sekolah Bocah PNF
  3. Ayah Bocah PNF Berharap Pelaku Dihukum Seberat-Beratnya
  4. Warga Tetangga Bocah PNF Berduka dan Doakan Pelaku Cepat Tertangkap
  5. Komnas PA Desak Polisi Periksa Kerabat Korban PNF
#Liputan Khusus #Kekerasan Anak #Anak #Pembunuhan #PNF
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Terdakwa, yang memiliki hubungan asmara dengan korban, telah didakwa atas tuduhan membahayakan nyawa, kesehatan, atau keselamatan orang lain.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Jahat Banget deh, Perempuan Australia Campurkan Racun Siput ke Kari Rekan Kerja
Indonesia
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Pada Jumat (2/10) pukul 01.11 waktu Malaysia, MKA diamankan Tim E3 Special Branch PDRM Bukit Aman bersama IPK Selangor dan IPD Sungai Buloh.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Buronan Pembunuhan Perempuan di Surabaya Ditangkap di Malaysia
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang tewas ditembak polisi karena melawan. Simak juga kisah haru sang anak yang terpaksa menikah di depan jenazah orang tuanya.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditembak Mati, Sang Anak Terpaksa Menikah di Depan Jenazah
Indonesia
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Sebelumnya tersangka juga berniat menjual anak pertamanya R p15 juta. Tetapi batal dan saat ini bayi telah berusia sekitar satu tahun
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Polda Metro Jaya memastikan akan memeriksa pegawai Kejagung Febrio Adiono terkait kasus kematian Sutrimo, ART eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
Polda Periksa Staf Kejagung Febrio Terkait Kematian Sutrimo ART Eks Jampidus, Apa Perannya?
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Bagikan