Abu Vulkanik Gunung Barujari Lombok Sampai ke Jawa Timur

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 05 November 2015
Abu Vulkanik Gunung Barujari Lombok Sampai ke Jawa Timur

Aktivitas Gunung Barujari yang berada di tengah danau Segara Anak mengeluarkan debu vulkanik saat meletus di Sembalun, Lombok Timur, NTB, Minggu (25/10). (ANTARA FOTO/Lalu Edi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Pergerakan abu vulkanik dari letusan Gunung Barujari, Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTB) sampai hingga wilayah Jawa Timur yang berbatasan dengan Pulau Bali. Di Bali, abu vulkanik gunung yang juga dikenal sebagai anak Gunung Rinjani oleh masyarakat setempat itu bahkan telah mengakibatkan pihak Bandara Internasional Ngurah Rai tutup sementara hingga Jumat (5/11).

"Masyarakat di sekitar Gunung Rinjani dan wisatawan dilarang beraktivitas di dalam radius 3 kilometer dari kawah Gunung Barujari," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui media sosial Twitter.

Sementera itu, Palang Merah Indonesia (PMI) melaporkan melalui media sosial Twitter bahwa pergerakan abu vulkanik dari Gunung Barujari semakin meluas, Rabu (4/11), ke arah barat daya. Dari citra satelit Himawari, pergerakan abu vulkanik Gunung Barujari tersebut melewati wilayah barat Pulau Bali hingga menyeberang memasuki wilayah ujung timur Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Banyuwangi.

Di Bali, PMI bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengambil langkah pencegahan dampak abu vulkanik terhadap warga dengan mendistribusikan 2.000 masker bagi warga di jalan-jalan Karangasem, 700 masker dibagikan di Gianyar dan 150 masker dibagikan cuma-cuma di Bangli. PMI terus menambah distribusi masker bagi warga terdampak abu vulkanik di beberapa wilayah, hingga 5.500 buah masker khusus di wilayah Karangasem.

BNPB menyatakan, berdasarkan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Pos Pengamatan Gunung Rinjani, intesitas kegempaan dan letusan semakin tinggi tercatat pada Rabu (4/11). Sebaran abu vulkanik mengarah ke barat daya hingga barat laut dari pusat letusan dengan kecepatan 10 knots. Tinggi puncak Gunung Barujari 2.300 m dpal, dan condong asap letusan dan abu vulkani mengikuti arah angin.

"Pantauan satelit Himawari menunjukkan abu vulkanik ke arah barat hingga barat daya hingga ke Banyuwangi, Jawa Timur," demikian siaran akun media sosial BNPB.

Meski intensitas kegempaan dan letusan meningkat, hingga kini BNPB menyatakan belum perlu ada pengungsian. Status Gunung Rinjani masih Waspada (level II). Masyarakat di sekitar Gunung Barujari hanya diimbau untuk tetap tenang. Selain itu, dilarang ada aktivitas masyarakat dalam radius 3 kilometer dari Kaldera Gunung Rinjani. Jumlah penduduk yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) sebanyak 33.700 jiwa.

Sementara itu, PVMBG menetapkan nama gunung yang saat ini erupsi adalah Gunung Rinjani sesuai nomenklatur dari 127 gunung api di Indonesia. Sementarai itu, nama gunung yang dikenal sebagai Gunung Barujari adalah salah satu kerucut, atau anak dari Gunung Rinjani seperti warga sekitar menyebutnya.

 

 Baca Juga:

 

  1. Gunung Barujari Lombok Meletus, Jumlah Pendaki Belum Diketahui
  2. Dampak Penutupan Bandara Ngurah Rai
  3. Gunung Rinjani Meletus, Bandara Ngurah Rai Ditutup
  4. 11 Penerbangan Bandara Ngurah Rai Dibatalkan
  5. Bandara Ngurah Rai Kembali Ditutup
#PMI #Sutopo Purwo Nugroho #BNPB #Gunung Rinjani #Gunung Barujari
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca selama lima hari untuk meredam hujan ekstrem di Jakarta. BPBD mencatat banjir mulai berangsur surut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Indonesia
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Pusat gempa sendiri berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Januari 2026
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Indonesia
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Aktivitas masyarakat di wilayah terdampak yang mulai kembali normal.
Frengky Aruan - Senin, 12 Januari 2026
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Indonesia
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Luapan air menyebabkan genangan di sejumlah permukiman warga yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Hu’u, Kilo, dan Pajo, dengan enam desa dilaporkan terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
Indonesia
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Korban jiwa terbanyak ada di Aceh mencapai 543 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Indonesia
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Dana sebesar Rp 53 triliun - Rp 60 triliun tersebut dialokasikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Indonesia
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Hingga Selasa (6/1), data BNPB mencatat terdapat 1.178 orang meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Indonesia
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Duka menyelimuti awal 2026. Sebanyak 380 ribu korban bencana Sumatera masih berstatus sebagai pengungsi.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Indonesia
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Personel TNI yang bertugas menangani bencana di Sumatra mendapatkan uang makan dan uang lelah
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
Beredar unggahan yang menyebut PBB melangkahi Indonesia dalam menyebabkan status bencana yang terjadi di Aceh-Sumatra.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
Bagikan