6 Fakta "Polisi Arogan, Tilang Sopir Transjakarta"
Seorang petugas polisi terekam sedang berusaha menilang sopir bus Transjakarta. (Sumber: Screenshoot YouTube)
MerahPutih Megapolitan - Polda Metro Jaya akhirnya angkat bicara terkait beredarnya sebuah video "Polisi Arogan, Tilang Sopir Transjakarta di Jalurnya" di dunia maya.
Dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul meminta maaf dan berjanji akan segera memberikan arahan kepada seorang personel polisi yang dinilai arogan itu. (Baca: Brigadir M, Polisi yang Bentak Sopir Busway)
Video tersebut hingga kini ramai digunjingkan di dunia maya dan menyebar di jejaring sosial Facebook, Selasa (24/3). Dalam video berdurasi 1.30 menit tersebut, terekam kegaduhan di dalam kabin bus Transjakarta antara penumpang dan seorang petugas polisi, yang hendak menilang sopir bus Transjakarta.
Informasi yang dihimpun redaksi, sosok polisi yang mengamuk dan membentak sopir busway berinisial Brigadir M. Adapun pengendara motor yang menerobos jalur Busway dan tidak mengenakan helm adalah rekan Brigadir M. Berikut enam fakta soal kejadian polisi arogan yang bentak sopir Busway.
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta Batal Naikkan Tarif Tiket Bus Transjakarta Karena Kondisi Ekonomi
Transjakarta Perkuat Ekosistem Transportasi Inklusif, Target 30 Persen Pramudi Perempuan
Anggaran Transjakarta 2026 Disunat, Pemprov DKI Jakarta Putar Otak Cari Tambahan Triliunan Rupiah
Viral Dugaan Pelecehan Seksual di Bus Transjakarta, Penumpang Perempuan Jadi Korban
Operasional TransJakarta BW9 Kota Tua - PIK Dihentikan, Ini Rute Penggantinya
Ada Kegiatan Jakarta Penuh Warna, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Layanan
Kenaikan Tarif Transjakarta Harus Berbasis Peningkatan Layanan
Transjakarta Beri Sanksi SP2 ke Karyawan Diduga Pelaku Kekerasan Seksual, Siap Bawa Kasus ke Ranah Hukum
Kasus Kekerasan Seksual di Transjakarta, Pramono: Jika Benar, Tindak Setegas-tegasnya!
Pramono Anung Simpan Rapat-Rapat Rahasia Kenaikan Tarif Transjakarta, Masyarakat Diminta Sabar Menunggu