5 Makanan yang Mampu Meremajakan Kulit

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Kamis, 05 Maret 2015
5 Makanan yang Mampu Meremajakan Kulit

(foto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan – mempunyai kulit cantik adalah dambakan setiap orang, tak terkecuali para pria. Sebagian besar dari mereka menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan kulit bersinar yang sempurna. Menjaga kebersihan dan kesehatan kulit adalah bagian terpenting dalam menunjang rasa percaya diri.

Sebenarnya ada cara mudah dan murah untuk merawat kulit agar lebih sehat. Cara ini juga akan menghasilkan kulit yang sempurna yang tak kalah dari perawatan produk kecantikan. Bahkan yang lebih menguntungkan dari cara ini adalah menggunakan bahan-bahan alami yang tak mengandung bahan kimia yang memberikan efek samping dan membahayakan kesehatan. (Baca: Penyakit Kulit Langka, Wanita Kanada Dipanggil Model Zebra)

Caranya adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan, sayur dan daging ikan segar. Mau tahu apa saja makanan yang dapat membantu meremajakan kulit? Berikut ulasannya seperti yang dilansir Amerikanki.

1. Paprika merah

Paprika merah adalah sayuran lezat yang bisa dinikmati baik dimasak atau mentah. Satu paprika merah mengandung lebih dari 100% dari kebutuhan harian vitamin C Anda. Paprika merah juga mengandung jumlah serat yang tinggi dan vitamin B6. Selain itu, kaya akan karotenoid yang dapat membantu mencegah keriput dan meningkatkan sirkulasi darah ke kulit Anda, membantuAnda  terlihat lebih awet muda. Karena karotenoid paprika merah juga bagus untuk melawan jerawat.

Paprika merah adalah buah yang bisa dibilang sempurna. Paprika merah juga merupakan makanan ringan rendah kalori yang mengandung sekitar 30 kalori. Jauhkan irisan paprika merah dari lemari es, sehingga Anda akan dapat menikmati paprika merah yang sehat dan lezat. Serat paprika merah juga akann membantu Anda merasa kenyang lebih lama dengan sedikit kalori. Plus, Anda akan memiliki kulit mulus!

2. Dark chocolate

Ini adalah salah satu makanan favorit sebagian orang. Cokelat hitam dapat dijadikan cemilan sehat setiap hari untuk mendapatkan kulit yang sempurna. Dark chocolate kaya akan antioksidan, asam lemak dan flavanols yang dapat membuat kulit bersinar. Antioksidan dalam cokelat hitam akan membantu mengurangi kekasaran pada kulit Anda dan melindunginya dari kerusakan akibat sinar matahari. Selain itu, kakao melemaskan arteri, meningkatkan sirkulasi darah yang mengarah ke kulit yang lebih sehat.

3. Salmon

Salmon adalah makanan yang sangat baik untuk melawan stres, kecemasan, dan depresi. Salmon juga mengandung sebagian besar kebutuhan sehari-hari Anda seperti  vitamin D. Dan seperti yang Anda mungkin sudah tahu, Vitamin D bertanggung jawab untuk menjaga jantung Anda, tulang, usus dan otak yang sehat. Hal ini juga membantu mencegah kanker usus besar, kecemasan, depresi, penyakit jantung dan penyakit tulang.

Salmon juga kaya akan asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk memerangi peradangan, keriput dan jerawat. Omega 3 yang tinggi juga membantu melembabkan kulit Anda dari dalam ke luar. Selain itu, makan salmon membuat kulit kepala Anda terhidrasi dan menjadi lebih kuat dan rambut sehat. (Baca: Menderita Penyakit Kulit Langka, Bocah Ini Dibungkus Tisu)

4. Minyak kelapa

Minyak kelapa merupakan salah satu sumber terkaya dari lemak jenuh dengan sekitar 90 persen dari kalori sebagai lemak jenuh. Minyak kelapa mengandung asam laurat, agen antibakteri dan antivirus yang kuat yang membuat diri terlindungi dari virus, infeksi, peradangan dan jerawat. Minyak kelapa juga kaya akan asam lemak esensial dan vitamin E, yang sempurna untuk menjaga kulit Anda lembab, lembut, dan bebas kerut.

5. Teh hijau

Teh hijau mengandung antioksidan dan asam amino yang unik. Selain itu juga mengandung L-theanine yang dapat membantu tubuh Anda santai dan stres yang lebih rendah. Antioksidan terbukti dapat mencegah kanker dan anti-inflamasi. Teh hijau juga dapat mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi. Minum 3 atau lebih cangkir teh setiap hari untuk hasil yang lebih baik.

 

#Kesehatan #Kulit Sehat #Makanan Sehat
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
BGN menepis tudingan bahwa kelanjutan program di masa libur hanya demi menghabiskan sisa anggaran tahun 2025 yang mencapai Rp71 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Jatah MBG untuk Anak Tetap Ada Saat Libur, Boleh Diambil Bapak atau Emak Lho
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan