Zulkifli Hasan: Banyak Orang Yang Salah Paham pada Pancasila Zulkifli Hasan (kanan). (MP/Dery Ridwasah)

MerahPutih.com - Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan belakangan ini banyak pihak yang salah dalam memahami Pancasila dengan mengategorikan orang yang taat beragama sebagai pihak anti-Pancasila.

"Hari-hari ini kita banyak menyaksikan, banyak salah paham tentang Pancasila. Orang yang menjalani ajaran agama dengan sungguh-sungguh dianggap jauh dari Pancasila," katanya seperti dilansir dari antara, Minggu (22/10).

Dalam acara sosialisasi empat pilar di Jambore Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), di Karanganyar, Solo, Zulkifli mengatakan, belakangan ini orang yang taat pada agama justru dianggap menjauh dari NKRI, orang yang bertakbir dianggap sebagai orang radikal.

Padahal, dalam Pancasila sila pertama jelas disebutkan Ketuhanan Yang Maha Esa, maknanya yakni Indonesia negara yang berketuhanan menolak paham-paham yang anti-Tuhan.

Maka itu melaksanakan agama dengan sungguh-sungguh justru jalan seseorang mencintai Indonesia.

"Taat menjalankan ajaran agama itu Pancasilais. Orang yang melaksanakan ajaran agama dengan sungguh-sungguh itu berjiwa Pancasila. Salah paham yang terjadi perlu diluruskan," katanya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolri Listyo Lantik Empat Kapolda dan Perwira Tinggi
Indonesia
Kapolri Listyo Lantik Empat Kapolda dan Perwira Tinggi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melantik empat Kapolda dan Perwira Tinggi di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/3).

Ustaz Nahdliyin Diminta Isi Ceramah dan Kajian di Masjid Perkantoran BUMN
Indonesia
Ustaz Nahdliyin Diminta Isi Ceramah dan Kajian di Masjid Perkantoran BUMN

Kerjasama itu dilakukan agar Islam ramah ala NU dapat mewarnai pemahaman keagamaan di lingkungan kementerian BUMN

Sri Mulyani Tarik PPN Penjual Pulsa hingga Token Listrik Bulan Depan
Indonesia
Sri Mulyani Tarik PPN Penjual Pulsa hingga Token Listrik Bulan Depan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani akan menarik Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) untuk penjualan pulsa, voucher, kartu perdana dan token listrik, mulai 1 Februari 2021.

Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium
Indonesia
Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium

Pemprov DKI Jakarta memiliki sejumlah skema dalam pengelolaan penataan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Polisi Biarkan Rombongan Pemudik Lewati Pos Penyekatan di Kedungwaringin
Indonesia
Polisi Biarkan Rombongan Pemudik Lewati Pos Penyekatan di Kedungwaringin

Polisi menilai kondisi lalu lintas saat itu sudah tidak kondusif

KPK Amankan Dokumen Proyek dan Perizinan Tempat Wisata di Batu
Indonesia
KPK Amankan Dokumen Proyek dan Perizinan Tempat Wisata di Batu

Tim penyidik selanjutnya bakal melakukan analisa dan penyitaan

KPK Sidik Dugaan Korupsi Cukai di Pelabuhan Bintan
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Korupsi Cukai di Pelabuhan Bintan

Praktik rasuah itu terjadi sepanjang 2016 hingga 2018

Ribuan Tenaga Kesehatan Jabar Tertunda Divaksin COVID-19 di Tahap Pertama
Indonesia
Ribuan Tenaga Kesehatan Jabar Tertunda Divaksin COVID-19 di Tahap Pertama

Pemerintah ingin vaksinasi cepat selesai sehingga masyarakat memiliki kekebalan. Dengan adanya herd immunity ini, maka perekonomian akan bisa kembali bergerak.

Per Mei 2021, Bank DKI Salurkan Dana PEN Rp 3,36 Triliun
Indonesia
Per Mei 2021, Bank DKI Salurkan Dana PEN Rp 3,36 Triliun

Pemerintah menunjuk Bank DKI untuk menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sampai dengan Mei 2021, Bank DKI tercatat telah menyalurkan dana PEN sebesar Rp 3,36 triliun.

Jokowi Instruksikan Jajarannya Evakuasi dan Tangani Cepat Bencana NTT
Indonesia
Jokowi Instruksikan Jajarannya Evakuasi dan Tangani Cepat Bencana NTT

Jokowi langsung menginstruksikan menteri terkait dan TNI-Polri untuk melaksanakan evakuasi dan penanggulangan imbas dari bencana NTT dan NTB.