Zuhairi: Penguatan Pancasila Jadi Basis Tangkal Radikalisme Aksi bertajuk Sukoharjo Bumi Pancasila di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (13/7). (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

MerahPutih.com - Cendekiawan muslim Zuhairi Misrawi menilai perkembangan radikalisme belakangan ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan sudah diskenariokan jauh-jauh hari.

Tak ayal, radikalisme tumbuh pesat di berbagai tempat di tanah air. Mulai dari kampus hingga masjid.

Guna menangkal semakin tersebarnya paham tersebut, Zuhairi mengatakan perlu komitmen yang kuat untuk membumikan Pancasila.

"Paham radikalisme ini kan kebanyakan produk impor, nah kita dengan Pancasilanya perlu mengekspor paham ke sana," ujarnya saat mengisi diskusi "Radikalisme Gaya Baru: Ancaman Bagi Indonesia" di Markas Taruna Merah Putih, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/8).

Menurutnya, Pancasila dapat menangkal paham radikalisme seandainya masyarakat Indonesia memahami betul spirit dari Pancasila.

"Presiden Soekarno pernah berpidato di negara timur tengah kampanyekan Pancasila, dan di Mesir sendiri pemahaman Pancasila itu hampir digunakan, tapi terbentur perang dengan Israel," terang dia.

Di Indonesia, sambungnya, kenapa harus kaku menggunakan Pancasila sebagai panduan hidup bernegara.

Menambahkan, selain penguatan Pancasila, mensolidkan barisan Islam moderat harus segera ditindaklanjuti.

"Salah satu caranya adalah memperkuat keberadaan lembaga pendidikan terutama pesantren. Karena basis kaderisasi aliran radikal banyak dimungkinkan lewat pendirian pesantren," tandasnya. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sejarah Berkembangnya Radikalisme Di Indonesia


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH