Teknologi
Youtube Uji Coba Sembunyikan Dislikes untuk Lindungi Pembuat Konten Dislikes mempengaruhi kualitas video. (foto: YouTube/TymonOziemblewski)

YOUTUBE mengumumkan sedang bereksperimen dengan menghilangkan jumlah dislikes. Tujuannya agar pemirsa tidak membuat rating video yang ditonton menurun. Hal ini bisa membuat video tidak tampil pada rekomendasi playlist YouTube.

Eksperimen ini berbeda dari solusi yang pernah didiskusikan sebelumnya oleh perusahaan. Tetapi upaya ini serupa dengan platform lain seperti Instagram yang tidak memiliki dislikes.

Baca juga:

Tidak Mau Kalah, Linkedln Buat Fitur Audio Sosial Seperti Clubhouse

Dalam uji coba ini, statistik likes dan dislike dapat dilihat pada masing-masing kreator YouTube Studio. Namun, kepada publik video yang ditonton hanya menampilkan statistik likes saja.

Dislikes tetap ada tetapi tidak ditampilkan di publik. (Foto: Twitter/Youtube)

Dalam artikel dukungan dari eksperimen tersebut, YouTube mengatakan dislikes dapat berdampak negatif pada kesejahteraan pembuat konten. Hal ini dapat menumbuhkan 'kampanye' dislikes yang ditargetkan pada video pembuat konten. Kesimpulannya, angka dislikes mempengaruhi kualitas si kreator.

Biasanya pembuat konten mengandalkan jumlah likes dan dislikes sebagai bentuk umpan balik dari penonton video dari kontennya. Hal ini dapat membuat konten kreator menjadi lebih termotivasi untuk membuat konten yang kreatif lainnya.

Baca juga:

YouTube Telah Keluarkan Lebih dari Rp422 Triliun untuk Kreator

Sedangkan dengan besarnya jumlah dislikes, dapat disalahgunakan beberapa kelompok untuk tujuan tertentu dan bahkan untuk menjatuhkan konten kreator tersebut.

YouTube melakukan eskperimen ini untuk mensejahterakan dan melindungi para konten kreator. (foto: YouTube/USA-Reiseblogger)

Ketika YouTube pertama kali mengumumkan bahwa pihaknya sedang mengatasi masalah dislikes, YouTube sedang mempertimbangkan tiga ide untuk masalah ini. Misalnya seperti menyembunyikan likes dan dislikes, menambahkan beberapa interaksi untuk penonton sebelum dislikes video, atau mengahapus fitur likes dan dislikes.

Sehingga pada eksperimen ini, YouTube memilih melakukan setengah dari ide pertama. Jika masalah utamanya adalah dislikes, mengapa tidak menyembunyikan jumlah dislikes? Instagram juga bereksperimen dengan ide yang serupa ketika memutuskan menyembunyikan jumlah likes pada postingan.

Pada dasarnya likes berkesan positif. Tetapi jika jumlah likes dikejar untuk maksud lain, dapat memilki dampak negatifnya sendiri pada pembuat konten. (rzk)

Baca juga:

Akibat Ulasan 'Sotoy' YouTuber Terkenal, Restoran Ini Tutup

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Misteri Warna Biru Tarantula
Hiburan & Gaya Hidup
Misteri Warna Biru Tarantula

Tarantula muncul dalam berbagai warna.

Ducati Perpanjang Kontrak dengan Dorna Sport di MotoGP
Fun
Ducati Perpanjang Kontrak dengan Dorna Sport di MotoGP

Ducati akan masih lama berada di MotoGP.

Jam Saku Richard Mille nan Mewah dan Elegan
Fashion
Jam Saku Richard Mille nan Mewah dan Elegan

Warna silver memberikan kesan retro.

Menu Meksiko ala Taco Bell Hadir di Jakarta
Fun
Menu Meksiko ala Taco Bell Hadir di Jakarta

TACO Bell resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia.

Lawan Hoaks, Kemenkominfo Gencarkan Literasi Digital
Hiburan & Gaya Hidup
Lawan Hoaks, Kemenkominfo Gencarkan Literasi Digital

Program edukasi penanganan hoaks dengan turun langsung ke daerah-daerah.

Pilek pada Vagina Sebabkan Keguguran
Fun
Pilek pada Vagina Sebabkan Keguguran

Pemberian antibiotik itu karena penyakit gonore disebabkan oleh infeksi bakteri.

ByteDance Jual TikTok ke AS tanpa Algoritma?
Fun
ByteDance Jual TikTok ke AS tanpa Algoritma?

ByteDance tidak akan membagikan kode sumber kepada pembeli AS mana pun.

Dewa United Esports Puncaki Klasemen Sementara di ASL Spring 2021
Fun
Dewa United Esports Puncaki Klasemen Sementara di ASL Spring 2021

Sejak kompetisi ini berlangsung Dewa United Esports belum terkalahkan.

Kerennya Fashion Street ala Tiongkok, ini Kisah di Baliknya
Fashion
Kerennya Fashion Street ala Tiongkok, ini Kisah di Baliknya

Menampilkan orang-orang biasa yang memakai pakaian bak model sedang berjalan di runway.

Jepang Angkat Menteri Kesepian, Apa Tugasnya?
Fun
Jepang Angkat Menteri Kesepian, Apa Tugasnya?

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menunjuk Tetsushi Sakamoto sebagai Menteri Kesepian