Yusril Punya Solusi untuk Jokowi Akhiri Kisruh Pembakaran Bendera Ketum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra. Foto: @PBB2019

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang tokoh Islam, ormas Islam dan ulama untuk menyelesaikan kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid yang dilakukan oknum Banser NU.

"Presiden Jokowi bisa mengundang ormas Islam, ulama, MUI untuk bermusyawarah menyelesaikan persoalan ini dengan baik. Jangan masing-masing membuat statement sendirian yang dapat menimbulkan kekisruhan apalagi di medsos yang tidak bisa dikontrol," kata Yusril di DPP PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dilansir dari Antara, Sabtu (27/10).

jokowi
Presiden Jokowi. (Setkab)

Yusril mengakui Menko Polhukam Wiranto memang telah mengundang para ormas Islam untuk menyelesaikan kasus pembakaran bendera, tetapi kurang berhasil.

"Namun, alangkah baiknya Presiden bisa mengundang para tokoh ormas islam, ulama-ulama agar persoalan bisa diselesaikan dengan baik," imbuh pakar hukum tata negara itu.

Mantan Menkumham ini mengimbau agar semua pihak bisa bijak dan hati-hati terkait persoalan bendera tauhid. "Kalimat tauhid masalah sangat sensitif seyogyanya dijaga oleh kita semuanya," tutur Yusril.

Anggota Banser bakar bendera HTI
Anggota Banser bakar bendera HTI (screenshot youtube.com)

Yusril meminta agar para pelaku pembakaran bendera tauhid bertaubat secara nasuha dan meminta maaf kepada umat Islam.

"Persoalan ini jangan sampai berlarut-larut. Gara-gara pembakaran bendera tauhid ini kita terpecah belah sebagai umat islam dan juga menimbulkan kekisruhan di negara kita ini," tandas Caleg DPR untuk dapil DKI itu. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH