Yuk Taat Prokes! Kasus Harian COVID-19 Pecah Rekor Capai 21.095 Wisma Atlet. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Rekor penambahan kasus COVID-19 kembali terjadi. Per Sabtu (26/6), kasus harian COVID-19 kembali memecahkan rekor mencapai 21.095 kasus atau pasien.

Catatan penambahan ini, mengalahkan rekor sebelumnya sejumlah 20.574 yang terjadi pada Kamis (24/6). Dengan penambahan tersebut, maka total kasus positif di Indonesia menjadi 2.093.962.

Baca Juga:

Rusun Pasar Rumput Segera Jadi Tempat Isolasi COVID-19

Sementara itu kasus sembuh bertambah 7.396 sehingga total menjadi 1.842.457. Untuk kasus meninggal dunia bertambah 358 sehingga menjadi total 56.729. Sementara itu jumlah pemeriksaan spesimen hari ini sebanyak 135.634. Lalu, kasus aktif tercatat sebanyak 194.776. Kemudian suspect mencapai 129.071.

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Alexander Ginting meminta, masyarakat untuk membatasi mobilitas serta interaksi terlebih dahulu untuk menurunkan angka virus. Segala kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumuman, menurutnya, harus dihindari.

"Kita berharap, kita semua sekarang ini yang ngantor ya 75 persen ada di rumah, dan kemudian mal-mal itu jangan kita kunjungi dulu. Jangan ada interaksi," tutur Alex.

Meski begitu, Alex mengkhawatirkan lonjakan kasus dapat terjadi kembali jika ada kegiatan perayaan keagamaan maupun kebudayaan.

Vaksinasi. (Foto: Sekretariat Presiden)
Vaksinasi. (Foto: Sekretariat Presiden)

"Kalau nanti ada perayaan-perayaan keagamaan, ada perayaan-perayaan budaya. ini yang dikhawatirkan bisa menimbulkan lagi kasus," tutur Alex.

Alex mengingatkan masyarakat, virus corona dapat terus berkembang biak karena manusia terus saling menularkan. Virus ini, terus muncul akibat interaksi masyarakat dan ketidaktaatan terhadap protokol kesehatan (Prokes).

"Kita tidak menjaga jarak berarti kita memberi kesempatan virus untuk bereplikasi. Kita tidak memakai masker, berarti kita memberi kesempatan untuk virus mencari host-nya untuk dia bisa berkembang biak di situ," jelas Alex. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Targetkan Vaksinasi COVID-19 Jadi 2 Juta Orang Per Hari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Djoko Tjandra Ngaku Sempat Diajak Rahmat Bertemu Ma'ruf Amin
Indonesia
Djoko Tjandra Ngaku Sempat Diajak Rahmat Bertemu Ma'ruf Amin

Berita Terkini, Indonesia Banget, Berita Terbaru, Berita Hari ini, Berita Terkini hari ini, Berita Online, Kabar Terkini, Info Terkini, Berita Hangat, Berita Hari ini Terbaru, Berita Nasional, Berita Internasional

Nekat Adakan Dangdutan di Tengah Pandemi, Sejumlah Oknum Polisi Diperiksa Propam
Indonesia
Nekat Adakan Dangdutan di Tengah Pandemi, Sejumlah Oknum Polisi Diperiksa Propam

Kapolda Jatim Irjen Fadil Imran sudah memerintahkan fungsi pengawas termasuk penekanan kembali kepada fungsi Propam

Universitas Kabul Diserang, Puluhan Tewas
Dunia
Universitas Kabul Diserang, Puluhan Tewas

Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 22 orang, termasuk beberapa mahasiswa di ruang kelas mereka.

Polisi Bubarkan Relawan Korban Banjir Ber-atribut FPI di Cipinang Melayu
Indonesia
Polisi Bubarkan Relawan Korban Banjir Ber-atribut FPI di Cipinang Melayu

Saiful menyebut relawan itu berjumlah sekitar 10 orang

Ajukan PK, Fredrich Yunadi Akan Bawa Bukti Baru Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi E-KTP
Indonesia
Ajukan PK, Fredrich Yunadi Akan Bawa Bukti Baru Kasus Perintangan Penyidikan Korupsi E-KTP

Terpidana kasus merintangi penyidikan korupsi e-KTP Frerich Yunadi mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK).

Sejarawan Kritisi Guru Sejarah Masih Ajarkan Narasi Kudatuli Versi Penguasa Orba
Indonesia
Sejarawan Kritisi Guru Sejarah Masih Ajarkan Narasi Kudatuli Versi Penguasa Orba

Asvi mengatakan dirinya sangat khawatir dengan narasi sejarah di buku pelajaran resmi yang menjadi pegangan bagi para guru dalam mengajar murid-murid di sekolah.

Hadapi Pandemi, Kemensos Cairkan Tunjangan Pada Keluarga Pahlawan dan Pejuang
Indonesia
Hadapi Pandemi, Kemensos Cairkan Tunjangan Pada Keluarga Pahlawan dan Pejuang

Bila tidak ada perubahan, Pemerintah akan menetapkan 6 pahlawan nasional baru tahun 2020.

Anies: Pemerintah Tengah Bahas Aturan Pengendalian Warga Mudik Lebaran
Indonesia
Anies: Pemerintah Tengah Bahas Aturan Pengendalian Warga Mudik Lebaran

Kepala daerah bersama pemerintah pusat tengah membahas terkait pengendalian pergerakan penduduk di lintas wilayah soal aturan larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah/2021 M.

Pengamat Nilai Kegaduhan UU Cipta Kerja Terjadi Karena Minim Sosialisasi dan Komunikasi
Indonesia
Pengamat Nilai Kegaduhan UU Cipta Kerja Terjadi Karena Minim Sosialisasi dan Komunikasi

Sosialisasi dan edukasi adalah hal yang penting dilakukan

Bentrokan Dua Kelompok Ormas di Ciledug Diklaim Hanya Salah Paham
Indonesia
Bentrokan Dua Kelompok Ormas di Ciledug Diklaim Hanya Salah Paham

Kedua kubu ormas ini bentrok karena terjadi kesalahpahaman satu sama lain.