Yuk Sembuhkan Penyakit dengan Terapi Pasir Pantai Terapi pasir hitam (ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/ama/17)

Siapa sangka selain sebagai tempat rekreasi atau berlabuh para nelayan, pantai punya kelebihan lain yakni menyembuhkan penyakit. Hal tersebut bisa Anda lihat di Pantai Syiah Kuala, Kuta Alam, Banda Aceh.

Di sana, beberapa masyarakat Aceh meyakini kalau pasir laut, khususnya di pantai Syiah Kuala, memiliki khasiat menyembuhkan penyakit. Mereka sengaja membenamkan tubuhnya ke dalam pasir pantai untuk mendapatkan khasiat dari pasir tersebut.

Terapi ini pun bukan hanya diminati oleh kaum lanjut usia, banyak juga kaum muda dan anak-anak yang ikut melakukan terapi tersebut. Kandungan mineral dan zat iodium yang ada di pasir pantai dipercaya bisa mengobati beberapa jenis penyakit dan melancarkan peredaran darah.

(Antara Foto/Irwansyah Putra)

Beberapa tempat spa di Indonesia pun menyediakan jasa pengobatan dengan menggunakan pasir pantai sebagai alat terapinya. Biasanya mereka menambah bahan lain seperti rempah-rempah dengan teknik pijat tradisional.

Sebenarnya pasir pantai manapun bisa dipakai untuk terapi kesehatan. Hal tersebut lantaran media pasir yang terkena matahari dapat melancarkan sirkulasi darah. Namun proses penyembuhan tidak bisa hanya sekali datang.

Selain di Indonesia terapi pasir pantai juga dipercaya oleh masyarakat Jepang. Di sana mereka memakai pasir pantai untuk menjaga suhu tetap hangat dan sehat saat cuaca dingin. Pantai di daerah Ibusuki, Kagoshima, Jepang, adalah tempat terapi pasir yang populer di dunia.

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Suku Kulawi, Pemegang Tradisi Dari Zaman Prasejarah

Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan
Indonesiaku
Fakta dan Mitos Kerokan
Indonesiaku
Bahaya Kerokan Bagi Kesehatan
Indonesiaku
Fakta dan Mitos Kerokan
Indonesiaku
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wisata Hutan Bambu Di Indonesia Tidak Kalah Dari Jepang
Travel
Wisata Hutan Bambu Di Indonesia Tidak Kalah Dari Jepang

Indonesia memiliki beberapa tempat wisata Hutan Bambu seperti di Jepang.

Kajoetangan, Sisi Lain Sejarah di Malang
Travel
Kajoetangan, Sisi Lain Sejarah di Malang

Kajoetangan, rekam sejarah kota Malang.

Selisik Salah Kaprah Ngohiong, Bukan Nama Makanan, Tapi?
Kuliner
Selisik Salah Kaprah Ngohiong, Bukan Nama Makanan, Tapi?

Orang Jawa Tengah atau Timur menyebut makanan tersebut ngoyang.

Memotret Kampung yang Terkubur
Tradisi
Memotret Kampung yang Terkubur

Lebih dari 500 rumah kondisinya rusakparah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.

Enak Maksimal, 5 Makanan Khas Surabaya yang Bikin Ketagihan
Kuliner
Enak Maksimal, 5 Makanan Khas Surabaya yang Bikin Ketagihan

Kota Pahlawan ini punya cita rasa beragam.

Normalisasi Pariwisata di Bandung Ditargetkan Tahun 2022
Travel
Normalisasi Pariwisata di Bandung Ditargetkan Tahun 2022

harapan kami dari sektor pariwisata para pekerja pariwisata tahun depan, 2022 itu sudah mulai normal.

Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur
Kuliner
Kue Ku, Si Camilan Merah Pembawa Panjang Umur

Seperti kura-kura yang hidup mencapai 80 hingga 100 tahun.

Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga
Travel
Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga

Sport Tourism akan hadir di Indonesia.

Kala Gatotkaca dan Petruk Disuntik Vaksin COVID-19
Tradisi
Kala Gatotkaca dan Petruk Disuntik Vaksin COVID-19

Gatotkaca kemudian beranjak menemani Petruk untuk mengikuti vaksinasi yang dihelat di aula.

Cirebon Perkuat Potensi Wisata Religi Melalui Masjid Kuno
Travel
Cirebon Perkuat Potensi Wisata Religi Melalui Masjid Kuno

masjid kuno yang ada di Kota Cirebon memiliki keunikan