Yuk, Nikmati Keasrian Taman Satwa Cikembulan Garut Taman Satwa Cikembulan, Garut, Jawa Barat (Foto: disbudparkabgarut.go.id)

MerahPutih.Com - Belum ke Garut namanya, jika tak mampir ke Taman Satwa Cikembulan. Taman Satwa Cikembulan didirikan tahun 1998 di atas lahan seluas 5 hektar dan mulai dibuka untuk umum tahun 2009. Koleksi satwa di Taman Satwa Cikembulan saat ini mencapai sekitar 465 dari sebanyak 108 spesies. Terdiri dari 58 spesies satwa dilindungi dengan 219 individu serta 50 spesies satwa tak dilindungi dengan 246 jenis.

Jenis satwa yang banyak menarik perhatian pengunjung adalah orang utan asal Kalimantan yang berada di kandang terbuka. Taman Satwa Cikembulan dikenal berhasil mengembangkan satwa berpasangan seperti singa Afrika, macan tutul, orang utan, landak dan rusa.

Sekelompok mamalia yang menghuni taman satwa ini antara lain beruang, babi hutan, kanguru, rusa, macan tutul dan lain-lain. Sedangkan untuk reptilnya ada buaya dan ular. Ada juga aves atau burung elang, angsa putih dan hitam, merak, kasuari, burung rangkong, belibis, pelikan dan lain-lain.

Koleksi hewan di Taman Satwa Cikembulan
Koleksi Satwa di Taman Satwa Cikembulan (Foto: Instagram/cikembulan)

Ada juga primata seperti orang utan, siamang, kera Jawa, lutung merah dan lain-lain.

Taman Satwa Cikembulan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah termasuk diminati oleh wisatawan asing saat libur nasional.

Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin sebagaimana dilansir Antara mengatakan, kunjungan wisatawan terjadi peningkatan pada libur Hari Buruh Internasional, tetapi jumlahnya tidak sebanyak pada musim libur panjang akhir pekan maupun setelah Lebaran.

"Meningkat ada, tapi tidak terlalu signifikan," katanya.

Ia menuturkan, Taman Satwa Cikembulan di Kecamatan Kadungora memiliki keunggulan dan daya tarik tersendiri yakni memiliki tempat yang asri dan koleksi binatang cukup banyak.

Hewan koleksi Taman Cikembulan
Kasuari, hewan koleksi Taman Satwa Cikembulan (Instagram/Cikembulan)

Bahkan Taman Satwa Cikembulan, kata dia, sering dikunjungi oleh wisatawan asing, seperti dari India, Australia, Belanda dan beberapa negara Eropa lainnya.

"Wisatawan asing ada beberapa orang, seperti tadi saja ada dari India, kalau sebelumnya suka ada dari Australia, Belanda," katanya di Garut, Senin (1/5).

Ia mengatakan, tarif masuk wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menikmati Taman Satwa Cikembulan tidak diberlakukan perbedaan, semuanya sama Rp20 ribu per orang.

Tempat satwa bernuansa pedesaan ini sangat nyaman dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga sambil menikmati pemandangan alam yang cukup indah. Taman Wisata Cikembulan merupakan hasil kreativitas warga setempat. Tetapi kini menjadi salah satu objek wisata yang sangat indah dan patut dikunjungi.

Keasrian suasana taman satwa Cikembulan
Suasana asri di Taman Satwa Cikembulan Garut (Foto: disbudparkabgarut.go.id)

Taman Satwa Cikembulan menyediakan juga tempat penginapan bagi para wisatawan yang berkunjung. Dari tempat penginapan tersebut mata kita akan dimanjakan dengan pesona keindahan Gunung Haruman. Di sini juga terdapat tempat seperti pendopo untuk melakukan pertemuan dengan kapasitas sampai 100 orang. Tak hanya itu, taman satwa ini menyediakan area pemancingan. Berbagai wahana juga disediakan untuk anak-anak dan dewasa seperti naik kuda, bebek air, ATV road dan mobil kecil untuk anak-anak.

Tak ketinggalan, di sini terdapat miniatur Titanic yaitu sebuah replika kapal besar yang di dalamnya terdapat jembatan bermain. Tak ketinggalan, di sini juga terdapat kolam terapi ikan mirip mujair bernama Garafura dengan panjang rata-rata 4 cm untuk membantu relaksasi. Fasilitas wisata seperti toilet, musola dan lahan parkir pun sudah memadai.

"Tarifnya tidak dibeda-bedakan, sama saja, mau wisatawan asing, mau lokal, sama," katanya.

Ia menyampaikan, musim libur Hari Buruh Internasional tingkat kunjungan mencapai seribuan orang.

Salah satu spot favorit di Cikembulan
Salah satu spot swafoto favorit di Taman Satwa Cikembulan (Foto: disbudparkabgarut.go.id)

Mereka yang berkunjung ke Taman Satwa Cikembulan, kata dia, kebanyakan ingin melihat binatang seperti singa, dan macan, termasuk berbagai jenis burung dari 450 jenis binatang yang ada.

"Selain mencari "big cat" (kucing besar) yaitu harimau, singa, mereka yang datang ke sini ingin menikmati suasananya yang bersih, dan tidak terlalu menyengat aroma kotorannya," katanya.

Ia menambahkan, Taman Satwa Cikembulan sudah menjadi objek wisata unggulan di Kabupaten Garut selain objek wisata lainnya seperti danau dan pemandian air panas di Garut.

"Saya kira Cikembulan ini sudah menjadi ikonnya Garut, semua yang datang ke Garut ingin belok mengunjungi dulu Cikembulan," katanya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Produk Pertanian Indonesia Berjaya di Afrika, HKTI Galang Forum Asia



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH