Ngaburit dan Berwisata Religi di Banten, Menunggu Buka Sambil Tambah Pengatahuan Situs Batu Quran. (Foto: instagram.com/hendrajailani)

BANTEN terkenal memiliki banyak destinasi wisata religius bagi umas muslim, tersebar di semua kabupaten/kota. Saat bulan Ramadan, wisata religi bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu berlibur atau ngabuburit.

Selain menikmati suasana di lokasi, wisata religi membuat pengetahuan keagamaan juga bertambah. Berikut merahputih.com sajikan lima destinasi wisata religius di Banten.

1. Masjid Pintu Seribu

Masjid Pintu Seribu. (Foto: instagram.com/rian_danny)
Masjid Pintu Seribu. (Foto: instagram.com/rian_danny)

Jika ada Lawang Sewu di Semarang, Masjid Seribu Tiang di Jambi, di Tangerang pun memiliki bangunan unik yang tidak kalah menarik yakni Masjid Nurul Yaqin atau yang sering disebut Masjid Pintu Seribu.

Masjid Seribu Pintu terletak di kampung Bayur, Priuk Jaya, Jatiuwung, Kabupaten Tangerang. Masjid yang berdiri di atas tanah seluas 1 hektare ini didirikan sekitar tahun 1978. Pendirinya adalah seorang warga keturunan Arab yang dikenal warga dengan sebutan Al-Faqir.

2. Gunung Santri

Wisata religi Gunung Santri. (Foto: instagram.com/cctvbojonegara)
Wisata religi Gunung Santri. (Foto: instagram.com/cctvbojonegara)

Gunung Santri terletak di desa Bojonegara, kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Gunung Santri sebetulnya diambil dari nama salah satu bukit dan juga nama kampung yang bersejarah bagi syiar agama Islam di wilayah Banten.

Di puncak Gunung Santri terdapat makan seorang wali yaitu Syekh Muhammad Sholeh, jarak tempuh dari kaki bukit menuju puncak sekitar 500 meter, hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Di kaki Gunung Santri tepatnya sebelah utara terdapat masjid kuno yang seumur dengan Masjid Banten Lama yaitu Masjid Beji.


3. Situs Batu Quran

Situs Batu Quran. (Foto: instagram.com/hendrajailani)
Situs Batu Quran. (Foto: instagram.com/hendrajailani)

Situs Batu Quran merupakan salah satu destinasi wisata religius terkenal di Kabupaten Pandeglang. Situs berupa kolam dan masjid ini terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya kurang lebih 300 meter dari kawasan wisata pemandian alam Cikoromoy, Desa Kadu Bumbang, Kecamatan Cimanuk.

Situs Batu Quran berhubungan dengan cerita tentang tokoh Islam di kawasan tersebut pada masa Kesultanan Banten yaitu Syekh Mansyur. Situsnya berupa kolam pemandian tempat wisatawan membasuh diri. Batu Quran yang dimaksud yaitu sebuah batu berukuran besar yang berada di dasar kolam.


4. Hutan Lindung Solear

Hutan Lindung Solear. (Foto: instagram.com/e.antarwati)
Hutan Lindung Solear. (Foto: instagram.com/e.antarwati)

Selain menikmati suasana alam dan berinteraksi dengan ratusan kera liar, Hutan Lindung Solear juga dikenal tempat berziarah. Di dalam hutan lindung terdapat makam seorang ulama Syekh Mas Masad bin Hawa.

Hutan Lindung Solear terletak di Desa Solear, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Di Banten, ada beberapa kawasan konservasi yang menjadi objek wisata alam. Sebut saja kawasan Taman Nasional Ujung Kulon di Kabupaten Pandeglang dan Pulau Dua atau Pulau Burung di Kota Serang.


5. Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten. (Foto: instagram.com/bbc_trip)
Masjid Agung Banten. (Foto: instagram.com/bbc_trip)

Masjid Agung Banten yang berdiri sejak abad ke-16 merupakan salah satu peninggalan Kesultanan Banten masa Sultan Maulana Hasanudin yang merupakan putra pertama dari Sunan Gunung Jati.

Arsitektur Masjid Agung Banten terdiri dari perpaduan beberapa sentuhan budaya, antara lain yaitu Tiongkok, Jawa, Hindu, serta Eropa. Letaknya kurang lebih sekitar 12 kilometer ke utara Kota Serang. Masjid Agung Banten tak pernah sepi dari peziarah terutama saat bulan Ramadan. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Liburan ke Luar Negeri Bawa Balita, Berikut Hal yang Harus Diperhatikan Orang Tua



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH