Wisata Indonesia

Yuk, Menyusuri Pantai Pink di Lombok Timur yang Kece Banget

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 19 November 2018
Yuk, Menyusuri Pantai Pink di Lombok Timur yang Kece Banget

Pantai Pink yang menjadi buruan pelancong. (Foto: jejaktravel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) punya pantai yang sangat unik. Pasirnya berwarna merah muda atau pink. Karenanya populer dengan nama Pantai Pink. Padahal nama aslinya, Pantai Tangsi.

Pantai ini letaknya di di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Pantai pink kini menjadi destinasi andalan wisatawan dalam negeri maupun mancanegara setelah viral di media sosial. Mereka seolah ingin membuktikan apakah benar pantai ini memiliki kecantikan yang luar biasa lantaran warnanya pink.

1. Cara menuju ke Pantai Pink

airport
Butuh waktu 2,5 jam menuju Pantai Pink. (Foto: Pixabay)

Untuk berkunjung ke Pantai Pink bisa disebut gampang-gampang susah. Jaraknya cukup jauh dari Mataram. Kamu bisa menghabiskan 2,5 jam dari Kota Mataram, atau 2 jam dari Airport Praya. Jalur menuju Pink Beach Lombok dari Mataram ataupun Airport Praya adalah menuju ke arah timur. Atau ke arah Desa Keruak.

Seperti ditulis jejaktraveler, sesampainya di desa Keruak, kamu harus belok kanan menuju Desa Jerowaru. Langkah selanjutnya adalah dengan mengikuti petunjuk jalan yang ada di setiap persimpangan jalan.

Di sana sudah sangat jelas. Terpampang tulisan Pantai Pink atau Pink Beach Lombok.

2. Harus berhati-hati menuju pantai pink, karana jalur aksesnya yang brutal

akses
Akses menuju Pantai Pink. (Foto: marthentanone.wordpress.com)

Untuk mencapai Pantai Pink, memerlukan perjuangan berat. Perut di kocok-kocok sepanjang 2 kilometer mengikuti jalan tanah berbatu serta berlubang.

Bahkan debu pekat akan menerpa jika kamu ke sana menggunakan kendaraan motor. Apalagi kalau motormu melaju tepat berada di belakang roda empat. Mau tidak mau harus berhenti dahulu menunggu roda empat itu menjauh.

Selain itu, pengemudi harus memiliki kelihaian untuk bermanuver saat memasuki desa Sekaroh. Sebab, selain berpasir, kondisi jalanannya juga menanjak. Selama perjalanan itu, kamu akan disuguhi pemandangan pohon-pohon meranggas di wilayah Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur. Orang-orang menyebutnya hutan Sekaroh.

"Memang kondisi jalan banyak dikeluhkan oleh pengunjung," kata Abdullah, salah seorang pedagang makanan dan minuman di objek wisata tersebut seperti dilansir Antara.

pantai pink
Pantai Pink di Lombok (Foto: Ananta Lombok Tour)

Namun jangan khawatir, perjuangan tersebut akan terbayar begitu kamu tiba di sana.

3. Ternyata ini yang membuat pasir pantainya berwarna pink

pantai pink
Kerang berwarna merah yang membuat pasir pantai berwarna pink. (Foto: Jejaktraveler)

Sebenarnya sumber warna pink di pantai tersebut bukan bersumber dari warna pasirnya. Tapi warna itu berasal dari alga di dalam laut yang berwarna merah dan serpihan karang berwarna merah. Kemudian warnanya bercampur dengan pasir putih hingga terjadi perpaduan warna yang indah antara putih dan kemerahan. Jadilah warna pink.

4. Spot paling menarik untuk menikmati keindahan Pantai Pink

pantai pink
Sisi terbaik Pantai Pink ada di sebelah kiri jalan masuk. (Foto: Jejaktraveler)

Ketika tiba di sana, pastikan kamu menikmati keindahan pulau pink dari spot dan angle terbaiknya. Spot paling kece untuk melihat pantai pink itu bisa didapat dari atas bukit sisi sebelah kiri dari jalan masuk. Pengunjung harus mendaki ke atas dari belakang warung dan melewati jalan setapak berkarang.

Sesampainya di atas, pengunjung bisa melihat keindahannya dengan warna pink di pantai bercampur air laut yang tenang dengan warna biru tua dan biru muda. Spot itu menghasilkan nuansa indah yang tiada duanya.

Hanya keheningan yang terasa di sana membuat pengunjung rela berlama-lama di pantai yang jauh dari keramaian tersebut. “Kalau ingin melihat pantainya berwarna pink, bagusnya datang antara tanggal 16, 17 sampai 18. Itu sudah rutin. Apalagi berpadu dengan matahari terbit. Khususnya pada pagi hari," kata Abdullah.

5. Pengunjung bisa menikmati keindahan laut dengan snorkling atau diving

Pantai pink
Pantai Pink juga dapat diselami. (Foto: dutawisata)

Selain menikmati pasir berwarna pink, pengunjung juga bisa melihat biota laut dengan mengikuti snorkling atau diving. Jangan, khawatir, untuk dua kegiatan itu, kamu bisa menyewa peralatannya. Harganya cukup murah. Untuk alat snorkling biayanya sekitar Rp 100 ribu. Kamu juga bisa menyewa perahu yang bisa dibayar bersama-sama dengan pengunjung lainnya dengan harga Rp 350 ribu. (*)

#Wisata #Travel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan